Tur Studi Malaysia-Singapura (3-Habis) : Bandar Bestari Itu Bernama Cyberjaya
 
DALAM ranah sejarah, pemindahan pusat pemerintahan dari satu tempat ke tempat lain adalah hal biasa. Tahun 1745, Paku Buwono II memboyong Keraton Mataram dari Kartasura ke Surakarta.

Demikian halnya Meizi Tennoo, usai menerima tampuk kekuasaan pada 1816, memindahkan ibu kota Kekaisaran Jepang dari Kyoto ke Tokyo.

Sebagai sebuah peristiwa, pemindahan pusat pemerintahan dapat dimaknai ikhtiar rezim untuk melakukan pembaruan. Paku Buwono II meyakini, Kartasura sebagai ibu kota telah ternoda oleh pemberontakan Mas Garendi yang didukung orang-orang Tionghoa.

Untuk itu pemindahan dimaksudkan untuk membuang sengkala dan berharap Negeri Mataram yang dipimpinnya dapat tegak berjaya.

Sementara itu, Meizi Tennoo berhasil membuktikan, pemindahan pusat pemerintahan yang ia lakukan menjadi titik tolak modernisasi Jepang.

Dengan pengharapan serupa, sepertinya hal itu dilakukan pula oleh Pemerintah Malaysia. Melihat kondisi Petalingjaya di Kuala Lumpur yang tak lagi kondusif, medio 1990-an, Dato' Sri Mahathir Mohammad, Perdana Menteri kala itu, membangun pusat pemerintahan baru di Putrajaya.

Jika diukur, letak kawasan tersebut tak begitu jauh dari ibu kota semula. Jaraknya cuma sekitar 40 km di selatan Kuala Lumpur dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Putrajaya menempati wilayah yang semula berupa kebun kelapa sawit milik Kerajaan Selangor. Pemerintah Malaysia membelinya dan menggunakan lahan seluas ribuan hektare itu untuk membangun sentral pemerintahan baru yang lebih sistematis dan tertata. Di dalamnya dibangun gedung-gedung pemerintahan dan sarana penunjang lainnya. Diharapkan, pada 2008, seluruh rencana pengembangan kawasan Putrajaya dapat diselesaikan sepenuhnya.

Pusat Pertumbuhan

Yang menarik, upaya Pemerintah Malaysia tidak berhenti di situ saja. Mereka sepertinya berkehendak menyulap Putrajaya menjadi sebuah pusat pertumbuhan baru di Semenanjung Malaya. Hal itu dibuktikan dengan penyediaan sarana dan prasarana pendukung, seperti Kuala Lumpur International Airport (KLIA), danau buatan untuk pariwisata, serta kawasan industri berbasis teknologi informasi yang dinamakan Cyberjaya.

Maka, tampaklah Putrajaya laiknya sebuah kota yang indah. Jalan-jalan dibuat dua arah, lebar dan mulus, tidak ubahnya jalan tol. Di sepanjang tepi jalan itu berderet lampu-lampu, yang selain difungsikan sebagai penerang, juga untuk hiasan.

Sementara itu, pada hampir setiap sudut kawasan dibangun taman-taman indah dan memesona. Bangunan-bangunan kukuh dan megah bertebaran di mana-mana, namun terlihat amat tertata. Adapun mobil-mobil berjajar rapi di areal-areal parkir yang disediakan dalam ukuran luas.

Khusus Cyberjaya menempati lahan seluas lebih dari 3.000 hektare yang terbagi menjadi tiga zona. Pertama, zona perusahaan yang di dalamnya menampung perusahaan besar hingga kecil menengah. Kedua, zona komersial yang menampung bisnis retail dan perkantoran, termasuk di dalamnya mal, restoran, hotel, serta fasilitas bisnis lainnya. Dan ketiga, zona tempat tinggal dengan ''rumah-rumah pintar'' yang menggunakan aplikasi teknologi Informasi. Tak lupa, kawasan Cyberjaya juga dilengkapi dengan Universitas Multimedia. Kendati demikian, Cyberjaya tetaplah terasa nyaman, sebab di dalamnya menyisakan ruang-ruang hijau mencapai separo dari luas keseluruhan.

Menarik Perhatian Bill Gate

Dalam istilah Melayu, Cyberjaya kerap disebut Bandar Bestari yang diterjemahkan sebagai intelligent city. Sesuai namanya, kawasan ini dirancang bangun dengan basis teknologi informasi. Seluruh bangunan dan infrastruktur yang ada di dalamnya terhubung dalam satu jaringan (network) yang sistematis dan terencana. Hebatnya, jaringan tersebut seluruhnya menggunakan serat optik, mulai dari back bone (jalur utama) hingga network client. Tentu saja, untuk merancang bangun sistem semacam ini butuh biaya besar. Namun, pemerintah negeri penghasil sawit dan timah ini tak segan-segan menutup pendanaannya. Bahkan, demi merangsang perusahaan-perusahaan raksasa dunia menempati kantor di sana, mereka membebaskan pajak pada 10 tahun pertama.

Penggunaan serat optik dalam jaringan teknologi informasi yang dibangun memiliki banyak keunggulan. Antara lain, hubungan antarklien dapat terakses lebih cepat dan lancar. Ini jauh lebih baik daripada kabel unified twisted pair (UTP) atau wireless fidely (wifi).

Menurut Pembantu Rektor I Udinus Mohammad Sidiq SSi MKom, yang turut dalam rombongan tur studi ini, penggunaan serat optik untuk jaringan secara keseluruhan belum lazim digunakan di Indonesia. Alasan simpelnya, yakni membutuhkan biaya amat besar. Di Indonesia, serat optik memang sudah banyak digunakan, tapi biasanya untuk back bone saja. Adapun untuk network client masih menggunakan UTP atau wifi yang mempunyai sejumlah kelemahan, yakni cenderung lambat dan rentan gangguan dalam kondisi cuaca buruk.

''Dengan berbagai keunggulan semacam itu, tidak salah kalau Cyberjaya menjadi jujugan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia untuk menimba pengalaman. Kalau tak ada aral, insya Allah, tahun depan kami akan kembali membawa mahasiswa tur studi ke sini,'' jelas Mohammad Sidiq.

Seluruh jaringan dan sistem infrastruktur di dalam Cyber Jaya dikendalikan dari suatu tempat yang dinamakan City Command Center (CCC). Ia berada di bawah pengelolaan langsung Majlis Daerah Sepang. Adapun keseluruhan sistem dirancang dan diaplikasikan oleh Setia Haruman Technology SDN BHD. CCC memberikan kemudahan kepada komunitas Cyberjaya melalui teknologi informasi, seperti pantauan arus lalu lintas, menyebarkan informasi melalui web site, atau pemberian informasi kepada para penumpang mengenai jadwal kedatangan dan keberangkatan bus di halte-halte. Kecanggihan sistem informasi Cyberjaya tak urung memantik perhatian bos Microsoft Bill Gate. ''Beberapa waktu lalu Bill Gate pernah datang untuk menyaksikan Cyberjaya dari dekat,'' ujar seorang pemandu dari Creosis Education yang mendampingi tur studi Udinus.

Manajer Humas dan Pemasaran Setia Haruman Technology Zulkifly Hj Yusof memaparkan, Cyberjaya dibangun pemerintah untuk memajukan industri teknologi informasi Malaysia agar bisa sejajar dengan negara-negara maju lainnya. Selain itu, proyek tersebut juga diikhtiarkan menarik minat perusahaan-perusahaan teknologi informasi(ITC) dari luar negeri untuk mengembangkan bisnisnya di negara anggota persemakmuran itu. Tujuan lain? Menyediakan lapangan kerja bidang teknologi informasi kepada warga Malaysia.
 
Update On : 01 January 1970 07:00:00 am

Write Your Comments

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfusedsurprisedbig surprisetongue laughtongue rolleye
tongue winkraspberryblank starelong faceohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirkcool grincool hmmcool madcool cheese
vampiresnakeexcaimquestion        

 


Indonesian Language and Culture Service
KARYA
EVENTS
AWARDS
PEMENANG MUHIBAH SENI DIRJEN DIKTI 2010
MEDIA TELEVISI
Ijin Penyiaran : 234/KEP/M.KOMINFO/8/2008
LAYANAN ORANG TUA/WALI
INFORMASI LOKAL
Laporgub Jateng
AGENDA

VIDEO UDINUS
1 |  2 |  3 |  4 |  5 |  6 |  7 |  8 
PROFIL

Kisah Sukses Jualan Hijab Via Online

Tsummadana Wulan

Hijab saat sudah menjadi salah satu trend mode di tanah air sehingga wanita tidak bosan mengenakan hijab yang itu-itu saja. Melihat peluang tersebut, Tsummadana Wulan (22) merintis karir dengan mendesain hijab dan menjualnya via online. Bahkan saat ini produknya sudah dipakai puluhan artis tan

........selanjutnya

BERIKALAH APA YANG KITA MILIKI

Alan Nuari WS

Berawal dari tempat yang terhormat dan begitu mulia yaitu Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi S1 Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Kami seluruh mahasiswa akuntansi S1 khususnya saya Alan Nuari WS,dengan NIM B12.2008.01247 banyak sekali mendapatkan ilmu dan berbagai pengalaman belajar selama di

........selanjutnya

Mengabdi Sebagai Penyuluh KB Kabupaten Demak

Richi Eka Yanti

Menjadi alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Udinus merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Materi yang saya dapat di perkuliahan sangat membantu sekali dalam pekerjaan saya yang sekarang ini sebagai penyuluh Keluarga Berencana (KB). Kebetulan waktu penerimaan penyuluh KB baru hanya saya yang d

........selanjutnya

Tetaplah SEMANGAT dalam kuliah

Muhammad Irham Jamal

Kuliah di Prodi S1 KesMas Peminatan K3LI F.Kes Udinus sangatlah menjadikan tantangan tersendiri bagi saya untuk mengaplikasikannya, terutama saat dapat kesempatan untuk Magang di Perusahaan yang Bonafide. Ilmu yang kita peroleh sewaktu kuliah aplikasikanlah saat sedang magang dan belajarl

........selanjutnya

Karakter dan softskills adalah nilai yang sangat dibutuhkan untuk berkarya di kehidupan nyata

Bernadus Andre

Seseorang yang selama 8 semester menekuni ilmu sastra inggris namun saat ini berprofesi di bidang perbankan sebagai staf pada direktorat Trade Finance Operation di salah satu bank dengan reputasi regional ASEAN, dialah Bernardus Andre Hernawan.

 

Sosoknya yang sederh

........selanjutnya

Menjadi Bagian dari 167 Top World Universities Ranking

Anisa Larasati

Saya alumni Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Dian Nuswantoro.  Saat ini saya mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi di Faculty of Languages and Linguistics University of Malaya, Malaysia. University of Malaya (UM) adalah universitas terbaik di Malaysia yang masuk da

........selanjutnya

Tuna Netra, Sarjana Sastra FBS Udinus ber- IPK 3.46

Suryandaru

Suryandaru namanya,  salah seorang mahasiswa tunanetra yang kuliah di Udinus melalui program kerja sama antara Udinus dan DPD PERTUNI Jawa Tengah. PERTUNI merupakan singkatan dari Persatuan Tunanetra Indonesia dan merupakan organisasi kemasyarakatan tunanetra yang indepen

........selanjutnya

Kuasai Dunia Dengan Bahasa

Hery Pamungkas

Bisa tampil di Televisi barangkali menjadi impian bagi semua orang, demikian juga jalan hidup yang akhirnya mengarahkan sosok muda kelahiran Pati 12 Januari 1982 ini untuk berkecimpung di bidang penyiaran atau broadcasting yaitu menjadi Reporter, Presenter maupun Produser di salah satu TV Loka

........selanjutnya

Sukses Bukan Sebuah Titik

Nur Endhar Gustiarko

Alhamdulillah, Rabu 5 Oktober 2011 dalam Upacara Wisuda Ke-XLII, Saya resmi menjadi alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang ( UDINUS ). Sungguh perasaan senang bercampur haru mengingat pada hari itu Saya dikukuhkan menjadi seorang Sarjana, namun tentunya banyak kenangan dan pencapaian bers

........selanjutnya

Penulis Buku Komputer Security di Indonesia & di Malaysia

Fauzi Adi Rafrastara

Fauzi Adi Rafrastara. Lahir di Semarang, 30 April 1988. Menyelesaikan pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Rembang. Pada tahun 2005, melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi dengan mengambil S1 di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Jurusan Teknik Informatika. Pada tahun 2009, berkese

........selanjutnya

Jangan takut untuk belajar dan tetap semangat dalam memperbaiki diri

Andik Setyono

Andik Setyono, lahir pada tanggal 12 Pebruari 1980, merupakan alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang (UDINUS) pada tahun 2003 dan 2005 untuk gelar Sarjana dan Master dalam bidang teknologi informasi secara berurutan. Dia bekerja sebagai dosen di Fakultas Ilmu Komputer UDINUS, dimana saat

........selanjutnya

Di Madrasah Qudsyiah Kudus, Aku Mengawali Belajar IT

Fahri Firdausillah

Saat ini saya sedang melanjutkan studi S2 di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) fakultas Information and Communication Technology (ICT), sebelumnya saya pernah menjadi programmer, database adaministrator, dan juga webmaster di Universitas Dian Nuswantoro. Kalau anda mengira dulu saya s

........selanjutnya

Berlarilah jika tidak ingin tertinggal

Nisa`ul Hafidhoh

Beruntung sekali dapat menjadi bagian dari program kerjasama UDINUS dan ITB ini. Teringat pertama kali saat dosen UDINUS menitipkan saya kepada dosen di ITB, ada seorang dosen di ITB yang berpesan “Berlarilah jika tidak ingin tertinggal”. Benar yang saya rasakan malam-malam penuh &ldq

........selanjutnya

Producer program TV "TOLONG"

Apriyanto Nurdhani Putra Pamungkas Sari

Saya mengucapkan terima kasih atas diberinya kesempatan untuk membuat testimoni tentang profil saya ini. Saya dapat bekerja di Dreamlight Word Media ini adalah berkat dari Tuhan dan bimbingan dari bapak / ibu dosen di udinus sehingga saya bisa bekerja dengan baik dan semakin meningkat. Karena dal

........selanjutnya

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Dumununging Ingsun Angrakso Nagoro Nuswantoro (DIAN NUSWANTORO)