Rangkuman: Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menampilkan tujuh produk inovasi dan komersial dalam ajang Bursa Wirausaha Unggulan 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada Rabu (07/10/2026). Melalui Lembaga Kewirausahaan (LKWU) Udinus, partisipasi ini menjadi momentum penting untuk menjajaki kerja sama komersialisasi serta meraih skema pembiayaan industri bagi produk unggulan seperti Becik-KU, ToyaKU, RocaKU, Timbangan Stunting Udinus, Koper Sakti, Sogy Energy, dan Si Warik.
Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) memamerkan tujuh produk inovasi dan komersial binaan dalam ajang Bursa Wirausaha Unggulan 2026 di Muladi Dome, Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada Rabu (07/10/2026). Partisipasi ini menjadi langkah strategis Udinus dalam mendukung pengembangan Industry, Innovation and Infrastructure untuk memperluas kolaborasi industri sekaligus meningkatkan R&D investment demi mendorong product innovation kampus menuju tahap komersialisasi.
Kepala Lembaga Kewirausahaan (LKWU) Udinus, Dr. Nila Tristiarini, S.E., M.Si., CSRA, menyampaikan bahwa Udinus terpilih untuk menampilkan produk-produknya karena dinilai memiliki potensi pengembangan besar dan peluang kerja sama yang kuat dengan sektor industri.
“Alhamdulillah, Udinus terpilih menjadi salah satu perguruan tinggi yang menampilkan produk inovasinya. Udinus dianggap memiliki produk-produk unggulan yang mampu ditingkatkan skala usahanya dan dikolaborasikan secara langsung dengan industri,” ungkap Nila.
Tujuh produk yang dipamerkan terdiri atas lima produk inovasi teknologi yang mencerminkan inclusive innovation, yakni Becik-KU (becak listrik), ToyaKU (teknologi penghasil air minum dari kelembapan udara), RocaKU (robot catur), Timbangan Stunting Udinus (alat pendeteksi potensi stunting pada anak usia dini), serta Koper Sakti (perangkat pengukur kadar gula darah dan kolesterol berbasis Artificial Intelligence tanpa sampel darah). Selain itu, LKWU Udinus juga memperkenalkan dua produk komersial binaan, yaitu Sogy Energy di bidang panel surya dan Si Warik karya D4NDIN Animation Studio.
Jajaki Peluang Komersialisasi
Tak hanya memamerkan produk, tim LKWU Udinus memanfaatkan kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI tersebut untuk menjajaki peluang kolaborasi serta dukungan pengembangan. Diskusi dilakukan bersama Wakil Menteri UMKM RI, Direktur Mikro, serta sejumlah pemangku kepentingan industri sebagai wujud pembentukan regional partnership dan regional collaboration.
Nila mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut terdapat tawaran bantuan pembiayaan yang berpotensi mendukung proses komersialisasi produk inovasi Udinus ke pasar yang lebih luas.
“Kami sempat berbincang dengan Wakil Menteri dan Direktur Mikro, serta pihak-pihak lain yang siap mendukung produk-produk Udinus ini. Kami mendiskusikan bagaimana mengkolaborasikan riset Udinus dengan kebutuhan industri, bahkan ada tawaran bantuan pembiayaan komersialisasi,” jelas Kepala LKWU Udinus tersebut.
Peluang tersebut juga mendorong economic growth dan membuka financial access bagi pelaku usaha. Di Jawa Tengah, jumlah UMKM tercatat sekitar 4,2 juta unit, dengan 97,95 persen di antaranya merupakan small enterprise maupun kategori mikro. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut mendukung pengembangan usaha melalui program Akademi Balatkop dan Hetero Business Leap yang mencakup pengembangan produk, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang hadir bersama Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, menegaskan pentingnya mendorong pelaku UMKM dan inovator kampus untuk meningkatkan skala usaha hingga mampu menembus pasar ekspor.
“UMKM harus mempunyai dampak nyata dan naik kelas. Mulai dari skala mikro menjadi small enterprise hingga medium enterprise, serta mampu mengekspor produk. Di tengah kondisi geopolitik dan keterbatasan fiskal, UMKM serta produk inovasi kita harus bisa naik kelas,” kata Ahmad Luthfi.
Melalui keikutsertaan dalam Bursa Wirausaha Unggulan 2026, LKWU Udinus berharap peluang kolaborasi dan dukungan pembiayaan yang terbangun dapat ditindaklanjuti secara konkret. Langkah ini diharapkan mempercepat proses process innovation dan komersialisasi riset kampus sehingga memberikan nilai tambah economic development dan manfaat yang luas bagi masyarakat. (Humas Udinus/Penulis: Nisfah. Editor: Haris. Foto: Dok. LKWU Udinus)
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tujuan utama partisipasi LKWU Udinus dalam Bursa Wirausaha Unggulan 2026?
Partisipasi ini bertujuan memperkenalakan produk inovasi kampus kepada publik sekaligus menjajaki kolaborasi industri dan skema pembiayaan untuk proses komersialisasi.
Produk unggulan apa saja yang dipamerkan LKWU Udinus dalam kegiatan tersebut?
LKWU Udinus memamerkan tujuh produk, yaitu Becik-KU, ToyaKU, RocaKU, Timbangan Stunting Udinus, Koper Sakti, Sogy Energy, dan Si Warik.
Peluang konkret apa yang didapatkan LKWU Udinus dari diskusi bersama Kementerian UMKM RI?
LKWU Udinus meraih peluang kerja sama riset industri serta mendapat penawaran skema bantuan pembiayaan untuk komersialisasi produk inovasi.
Bagaimana LKWU Udinus mendorong produk riset mahasiswa dan dosen agar dapat bersaing di pasar?
LKWU Udinus memfasilitasi pembinaan inkubasi bisnis, mempertemukan inovator dengan pemangku kepentingan industri, serta menghubungkan produk kampus dengan program pendampingan pemerintah.