Mampu berikan fasilitas ruangan dan audio sentral untuk ribuan peserta, Program Studi (Prodi) S-1 Sastra Jepang Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang kembali ditunjuk sebagai tuan rumah untuk pelaksanaan Japanese Language Proficiency Test (JLPT). ribuan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Tengah (Jateng) hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hadir dan mengikuti tes tersebut.
 
Prodi yang kini memiliki akreditasi Unggul tersebut yang tergabung dalam Committee of JLPT of Central Java sukses fasilitasi 1425 peserta tes. Menjadi satu-satunya perwakilan di Indonesia yang sanggup memberikan fasilitas terbanyak yang berlokasi langsung di kampus. Tes terbagi menjadi lima level yakni N5 sampai N1, yang diikuti oleh berbagai kalangan. JLPT juga diselenggarakan serentak di seluruh dunia pada, Minggu, 2 Juli 2023 lalu. 
 
Ketua Panitia JLPT Juli 2023 Udinus, Tri Mulyani Wahyuningsih, S.S., M.Hum.,menginfokan ribuan peserta yang hadir terbagi dalam beberapa level tes. Pada tes N1 Diikuti 28 peserta, N2 diikuti 135 peserta, N3 diikuti 411 peserta, N4 diikuti 551 peserta dan N5 diikuti 300 peserta. Peserta yang mengikuti tak dibatasi oleh umur, mulai dari SD hingga pekerja.
 
“Siswa yang mengikuti tes JLPT seringkali mereka yang mendapat ilmu bahasa jepang di sekolahnya. Sementara untuk peserta mahasiswa dan pekerja diperuntukan sebagai syarat untuk mengikuti beasiswa dan mengajukan kenaikan gaji,” jelasnya.
 
Prodi yang tergabung dalam Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Udinus tersebut memang sudah rutin menjadi tuan rumah JLPT wilayah Jateng. Prodi tersebut telah rutin menyelenggarakan JLPT sejak tahun 2017 lalu. Tri Mulyani menambahkan, bahwa tahun ini menjadi kebanggan bagi Udinus karena kembali menjadi penyelenggara yang bisa memberikan fasilitas untuk ribuan peserta.
 
“JLPT selalu rutin diselenggarakan oleh pihak Jepang yang berlangsung di bulan Juli dan Desember. Tahun ini Udinus berkesempatan menjadi tuan rumah di kedua bulan tersebut. Momen ini sebagai sarana siswa SMA/K untuk merasakan langsung fasilitas Udinus,” imbuh Irma.
 
Sebagai informasi, JLPT merupakan tes yang dikembangkan di Jepang dan telah menjadi standar sertifikasi kompetensi bahasa Jepang di seluruh dunia. Sertifikasi tersebut secara umum untuk mahasiswa dan pekerja yang akan melanjutkan pendidikan dan karirnya ke negeri sakura.
 
Dekan FIB Udinus, Dr. Raden Arief Nugroho, S.S., M.Hum., ungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak JLPT yang sudah mempercayakan Udinus sebagai tuan rumah. Dengan antusias peserta di wilayah Jateng yang cukup banyak diharapkan mampu mengenalkan berbagai fasilitas di Udinus.
 
“Tes ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala berarti, terima kasih untuk seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tes yang serentak diselenggarakan di seluruh dunia,” tutupnya. (Humas Udinus/Alex. Foto: Doc.FIB Udinus)