MABA UDINUS SEBARKAN 20.000 BENIH IKAN NILA DI WADUK JATIBARANG, SEBAGAI RASA PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN

[Sassy_Social_Share]

MABA UDINUS SEBARKAN 20.000 BENIH IKAN NILA DI WADUK JATIBARANG, SEBAGAI RASA PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN

[Sassy_Social_Share]

Penyebaran 20.000 benih ikan Nila di Waduk Jatibarang menjadi pelengkap serangkaian kegiatan Dinus Inside 2022 yang diselenggarakan oleh Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Kegiatan tebar benih ikan itu bertujuan memberi wawasan kepada 3.517 mahasiswa baru Udinus untuk peduli terhadap lingkungan

Pada kegiatan tersebut dilakukan seremoni serah terima benih ikan Nila yang diberikan kepada Kepala Biro Kemahasiswaan, Dr. Rindra Yusianto, S.Kom., M.T., dan diterima Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sukamakmur, Widodo. Dilanjutkan dengan penyebaran benih ikan dengan menaiki perahu yang dilakukan di lingkungan Waduk Jatibarang.

Selain itu, dalam serangkaian acara Dinus Inside di hari kedua tersebut juga diikuti oleh perwakilan mahasiswa baru, mahasiswa mancanegara dari Tajikistan dan Papua New Guinea serta beberapa perwakilan mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM).

Ditemui selepas penyebaran benih ikan, Rindra mewakili seluruh sivitas akademika bersyukur bahwa Udinus dapat merealisasikan penyebaran benih ikan Nila tersebut. Diharapkan kedepannya benih-benih itu bisa berkembang dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya Udinus untuk membiasakan mahasiswa baru agar terbiasa dalam menyebarkan kebaikan kepada masyarakat.

“Masih rutin seperti di tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami melakukan penyebaran benih 20.000 ikan di waduk Jatibarang dan juga menanam 3.517 bibit mangrove di Kelurahan Mangunharjo. Jadi kami memperkenalkan mahasiswa baru untuk membantu di berbagai sektor,” ujarnya.

Sebagai informasi, hari kedua Dinus Inside 2021 ini seluruh civitas akademika Udinus bersama-sama memberikan bantuan ke beberapa sektor. Selain penyebaran 20.000 benih ikan Nila, juga dilakukan penanaman 3.517 bibit mangrove dan juga pemberian bakti sosial ke sekitar beberapa lokasi yang berbeda.

Salah satu mahasiswa mancanegara asal Tajikistan, Najibulloh Nuraliev mengaku bahwa ini merupakan pengalaman pertama baginya melakukan penyebaran benih ikan. Menurutnya kegiatan positif sangat menarik dan memang dibutuhkan bagi mahasiswa baru untuk mengembangkan softskill, juga untuk lebih peduli kepada lingkungan. 

“Saya berharap melalui kegiatan seperti ini akan mendapatkan pengalaman baru, dan ketika nanti pulang ke negara asal saya bisa membagikan pengalaman ini kepada masyarakat. 

“Saya sangat senang bisa mendapatkan pengalaman baru, mempelajari budaya baru khususnya dari Kota Semarang melalui kampus Udinus. Tentu setelah kembali ke negara saya, semua ilmu ini akan saya bagikan ke masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Widodo mewakili Pokdarwis wilayah Sukomakmur menyambut gembira atas bantuan yang diberikan Udinus. Ucapan terima kasih juga disampaikannya terhadap kepedulian dan perhatian Udinus terhadap kawasan Waduk Jatibarang. Diharapkan kegiatan positif seperti ini dapat berlangsung setiap tahunnya.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat membantu juga pengembangan budidaya ikan tawar. Penebaran benih ini bisa bermanfaat bagi kita semua khususnya yang berada di sekitar Waduk Jatibarang dan warga kota Semarang,” tutupnya.

Sebelumnya di kawasan Waduk Jatibarang sudah ada kurang lebih 5 jenis ikan seperti Bandeng Tawar dan Graskap yang sudah kami budidaya. (Humas Udinus/ Haris. Foto: Humas Udinus)