Skip to main content

iSemantic 2026 Hadirkan Workshop untuk Seluruh Peserta, Mahasiswa Belajar Langsung Energi Surya di PLTS Tambak Lorok

iSemantic 2026 Hadirkan Workshop untuk Seluruh Peserta, Mahasiswa Belajar Langsung Energi Surya di PLTS Tambak Lorok

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, International Seminar on Application for Technology of Information and Communication (iSemantic) 2026 yang digelar Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menghadirkan rangkaian workshop bagi seluruh peserta. 

Pada edisi ke-11 tahun ini, peserta mengikuti pameran teknologi, kunjungan industri ke PLTS Tambak Lorok milik PT PLN Indonesia Power, serta workshop pemodelan dan simulasi bersama MathWorks pada Jumat (18/9/2026).

Ketua Panitia iSemantic 2026, Prof. Dr. Muljono, S.Si., M.Kom., menjelaskan bahwa pelibatan industri menjadi pembeda konferensi ini. Menurutnya, dengan menggandeng industri, peserta yang merupakan mahasiswa ini mendapatkan gambaran mengenai apa saja yang dibutuhkan di dunia industri.

“Kami ingin menggandeng industri, karena sekarang banyak program pemerintah melalui hibah Kedaireka, LPDP, dan BRIN dengan dana cukup besar untuk hilirisasi. Jadi tidak hanya riset untuk publikasi, tapi diimplementasikan menjadi produk yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Prof. Muljono berharap mahasiswa yang terlibat dapat mengenal industri yang ada di Indonesia untuk bekerja, magang, atau kegiatan lainnya. Mitra yang terlibat antara lain MathWorks, Festo Indonesia, dan Indonesia Power.

Technical Program Committee Chair iSemantic 2026, Dr. Ir. Dian Retno Sawitri, M.T., IPM, ASEAN Eng., menuturkan bahwa kunjungan ke Indonesia Power sejalan dengan temanya, yaitu “Harnessing Computational Modeling and Optimization for Resilient Energy Transitions”. Menurutnya, tema ini dipilih untuk menghubungkan riset komputasi dengan tantangan nyata transisi energi berkelanjutan di Indonesia, sejalan dengan agenda affordable and clean energy.

“Di workshop ini kami memberikan pembekalan yang dekat dengan bidang elektro. Salah satunya belajar tentang PLTS di Indonesia Power, dilanjutkan dengan simulasi terkait energi baru terbarukan dengan MATLAB, termasuk pemodelan grid forming,” jelasnya.

Materi dari MATLAB disampaikan oleh Application Engineer di TechSource Systems, Ade Pratama Suryo Kusuma, S.T., M.Eng. Selain itu, terdapat workshop lain secara paralel, yakni dari PT Sogy Energy Indonesia yang dipaparkan oleh Project Management sekaligus Head Engineer/Lead Solar PV Technician, Suswantoro, S.T., dan dari Sage Asia Pacific yang dipaparkan oleh Senior Library Sales Executive untuk wilayah cakupan Vietnam, Indonesia, dan Filipina, Mutiara Choiriyah.

Kunjungan ke PLTS

Kunjungan ini diikuti oleh 150 peserta yang sebagian besar berasal dari Teknik Elektro dan Teknik Biomedis. Dengan adanya workshop dan kunjungan ini, diharapkan mereka dapat membuktikan teori kuliah di lapangan.

Di lokasi kunjungan, Manajer Pemeliharaan PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Johan Kurniawan, memaparkan bahwa PLTS terapung merupakan unit pendukung energi surya yang berada di dalam area PLTGU Tambak Lorok. Pembangkit yang memanfaatkan terik matahari ini berkapasitas sekitar 1 MWp dan PLTS atap sekitar 500 kWp.

Listrik dari PLTS ini dimanfaatkan untuk produksi hidrogen melalui elektroliser. Hidrogen tersebut dipakai untuk pendingin generator, dan disebut sebagai salah satu green hydrogen di Tambak Lorok, sejalan dengan agenda affordable and clean energy dalam transisi energi berkelanjutan.

“Kami sangat senang bisa berbagi ilmu tentang energi baru terbarukan. Teman-teman Udinus bisa melihat langsung bagaimana solar PV ini bekerja. Saat ini PLTS kami gunakan langsung untuk pemakaian sendiri di PLTGU Tambak Lorok,” kata Johan.

Kunjungan industri dan workshop tersebut merupakan bagian dari rangkaian utama iSemantic 2026. Pada hari yang sama, peserta juga meninjau pameran teknologi yang menampilkan booth mitra industri dan produk Capstone Design.

Selain rangkaian workshop, peserta juga mengikuti kegiatan utama iSemantic 2026 yang berlangsung pada Sabtu (19/9/2026) di Aula Gedung E lantai 3 Udinus. Kegiatan ini dibuka dengan materi dari tiga keynote speech, yang kemudian dilanjutkan dengan presentasi paralel makalah. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, dengan 36 paper dipaparkan langsung dan 70 yang lolos sisanya secara daring, mencerminkan semangat industry innovation and infrastructure dalam pengembangan riset teknologi informasi dan komunikasi.(Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Humas Udinus)

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa yang baru dari iSemantic 2026 dibanding edisi sebelumnya?
Berbeda dari edisi sebelumnya, iSemantic 2026 menghadirkan rangkaian workshop dan kunjungan industri bagi seluruh peserta, termasuk kunjungan ke PLTS Tambak Lorok milik PT PLN Indonesia Power.

Apa yang dipelajari peserta dalam kunjungan ke PLTS Tambak Lorok?
Peserta mempelajari cara kerja PLTS terapung dan PLTS atap di kawasan PLTGU Tambak Lorok, termasuk pemanfaatan listriknya untuk produksi green hydrogen melalui elektroliser sebagai pendingin generator.

Mitra industri apa saja yang terlibat dalam rangkaian workshop?
Mitra yang terlibat antara lain MathWorks, TechSource Systems, Festo Indonesia, Indonesia Power, PT Sogy Energy Indonesia, dan Sage Asia Pacific.

Bagaimana pelaksanaan kegiatan utama iSemantic 2026?
Kegiatan utama berlangsung Sabtu (19/9/2026) di Aula Gedung E lantai 3 Udinus, dibuka dengan tiga keynote speech dan dilanjutkan presentasi paralel 106 paper secara hybrid, dengan 36 paper dipaparkan langsung dan 70 sisanya secara daring.

Berita Terbaru
Pendaftaran PMB Dian Nuswantoro