TINGKATKAN PENULISAN DESKRIPSI PERMOHONAN PATEN, KEMENDIKBUD RISTEK DAN LPPM UDINUS GELAR PELATIHAN BERSAMA

[Sassy_Social_Share]

TINGKATKAN PENULISAN DESKRIPSI PERMOHONAN PATEN, KEMENDIKBUD RISTEK DAN LPPM UDINUS GELAR PELATIHAN BERSAMA

[Sassy_Social_Share]

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) bekerja sama dengan Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), gelar pelatihan bersama. Pelatihan itu mengajarkan mengenai penulisan deskripsi permohonan paten. 

Pelatihan yang diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi, diselenggarakan di Kapuas ballroom, Hotel Aruss Semarang. Rektor Udinus, Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom, dan Direktur Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib M.Agro., IPU.,  turut hadir sekaligus memberikan sambutannya di depan para peserta. Dalam pelatihan yang digelar selama tiga hari 27-29 Oktober 2022. para peserta juga mendapatkan ilmu terkait patentabilitas invensi hingga penulisan paten.

Ditemui selepas memberikan acara, Direktur LPPM Udinus, Dr. Eng. Yuliman Purwanto, M.Eng., pelatihan mengenai penulisan deskripsi penulisan paten  sebagai langkah untuk meningkatkan kapasitas kompetensi sumber daya manusia khususnya dosen dan peneliti dari Perguruan tinggi di Indonesia di bidang paten. Sebelumnya, para peserta juga diberikan mengenai metode penulisan dokumen spesifikasi paten.

“Melalui pelatihan ini mereka juga diminta untuk melakukan praktek penulisan deskipsi paten yang dipandu langsung oleh tim pengarah. Kami harapkan dari pelatihan ini akan muncul paten-paten baru dari para peserta,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Udinus, Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom harapkan dari pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek bekerjasama dengan LPPM Udinus,  akan muncul paten-paten baru. Ungkap Prof. Edi, berbicara mengenai paten tidaknya paten HAKI saja, namun berfikir lebih luas yaitu menjadi embrio bisnis dan memiliki manfaat bisnis.

“Selain itu, dari paten itu dapat menghasilkan jurnal dan mampu melakukan pengabdian kepada masyarakat. Sejauh ini, Udinus terus mendorong para dosennya untuk mampu menghasilkan paten-paten yang berguna bagi masyarakat luas,” ungkap Prof. Edi disela memberikan keterangannya mengenai kegiatan pelatihan penulisan deskripsi permohonan paten.  

Dalam pelatihan itu, para peserta yang memiliki penulisan deskripsi paten terbaik diberikan penghargaan dari Kemendikbud Ristek. Seluruh peserta pun  antusias mengikuti pelatihan deskripsi permohonan paten, hal itu terlihat banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada kepada para narasumber.

 

Direktur Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agro., IPU., berharap pelatihan penulisan deskripsi permohonan paten pedoman dapat memberikan ilmu lebih kepada para peserta. Menurutnya ilmu yang diberikan pada kali ini, mampu menjadi bekal bagi para dosen dan peneliti.

 

"Kami berterima kasih kepada Udinus yang telah secara baik mempersiapkan kegiatan ini. Kami harap ilmu ini dapat bermanfaat untuk semuanya khususnya pada riset dan pengabdian," tutupnya. (Humas Udinus/Alex. Foto: Humas Udinus)