Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) berikan wadah pengembangan kreativitas dan inovasi generasi muda di bidang teknologi informatika dalam rangkaian acara Dinus Festival (Dinusfest) 2026. Melalui IT Competition (ITC), pelajar dan mahasiswa menunjukkan keterampilan terbaiknya dalam pengembangan website, pada Kamis (5/2/2026),.
Terdapat 2 kategori lomba pada ajang tersebut, yakni web design dan web development. Ketua Pelaksana, Dandy Prasetyo Nugroho mengungkapkan Pada kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung H Lantai 7 Udinus Semarang itu, menargetkan 50 tim peserta yang setiap kategorinya terdiri dari 25 tim.
Menurut keterangan Dandy, ajang tersebut sukses dihadiri peserta dari berbagai daerah, bahkan hingga mencakup luar Jawa, seperti Bali dan Sumatera. Sistem perlombaan dilakukan melalui presentasi karya dan sesi tanya jawab di hadapan juri.
“Lomba sukses berjalan secara terstruktur dan sistematis. Momen menarik terlihat dari presentasi dan tanya jawab yang memberi ruang bagi peserta mempertahankan ide, konsep desain, serta solusi web. Ajang ini mampu menciptakan suasana yang aktif dan kompetitif,” terangnya.
Lebih lanjut, Dandy menjelaskan bahwa ajang tahunan dari HMTI itu digelar untuk menjadi ruang pengembangan keterampilan dalam merancang dan membangun website yang menarik, fungsional, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kompetisi ini bertujuan mendorong kreativitas, menumbuhkan jiwa kewirausahaan digital, melatih kerja sama tim, serta mengenalkan praktik pengembangan website yang sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi terkini,” jelasnya.
Soroti Bidang Pendidikan dan Kewirausahaan
Sementara itu, Ketua HMTI, Aditya Rendy Setyawan menjelaskan bahwa tema ‘Expanding Web Innovation to Pixel Perfection’ dipilih karena menyoroti ranah pendidikan dan kewirausahaan. Kedua bidang tersebut merupakan sektor strategis yang paling dekat dengan pemanfaatan teknologi website saat ini.
“Melalui ajang ini kami ingin memberikan pemaparan pentingnya pengembangan website yang tidak hanya dari sisi fungsionalitas, tetapi juga estetika dan ketepatan desain visual. Tema ini diharapkan mampu mendorong peserta menghasilkan karya website yang inovatif, relevan, serta memiliki nilai guna di bidang pendidikan dan kewirausahaan digital,” ungkapnya.
Sementara itu, Dosen Pendamping sekaligus Ketua Program Studi Teknik Informatika Udinus, Dr. Edy Mulyanto., S,Si., M.Kom. berharap ITC dapat terus berkembang menjadi ajang kompetisi teknologi informasi yang semakin berkualitas dan berdampak luas. Menjadi ruang berkelanjutan bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, kreativitas, serta inovasi di bidang teknologi berbasis website.
“Kami selalu memberikan dorongan kepada HMTI agar saat lomba seperti ini, karya peserta tidak berhenti pada tahap kompetisi, tapi bisa dikembangkan dan diimplementasikan. Sehingga melahirkan generasi muda yang cakap secara teknis, sekaligus memiliki pola pikir inovatif, kolaboratif, dan berjiwa kewirausahaan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, ITC merupakan salah satu rangkaian perlombaan yang ada pada DinusFest 2026. Tahun ini, DinusFest memiliki puluhan cabang lomba di berbagai bidang yang bisa diikuti sesuai minat dan keterampilan. Ajang bergengsi ini diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Informasi seputar DinusFest dapat diakses melalui tautan https://festival.dinus.ac.id/






