Program Sarjana Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menunjukkan komitmennya dalam penguatan literasi digital. Komitmen tersebut tercermin dengan kembali digelarnya Dinus Communication Carnival (DCC) 2026. Melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan pelajar hingga praktisi industri digital, kegiatan ini berlangsung selama dua hari sejak Selasa (27/01).

Semakin kompleksnya tantangan komunikasi di era digital mendorong Prodi Ilmu Komunikasi untuk berkontribusi menguatkan literasi digital. Tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga etika, kreativitas, dan kemampuan komunikasi yang bertanggung jawab. Berlangsung di Gedung H Udinus Semarang, DCC merupakan rangkaian kegiatan literasi digital dan gelar karya mahasiswa Ilkom.

Turut hadir untuk membuka kegiatan, Dekan FIK Udinus, Sri Winarno, M.Kom., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa DCC 2026 sejalan dengan komitmen fakultas dalam menyiapkan talenta digital yang berkarakter dan berdaya saing. Apalagi, mengingat kebutuhan talenta digital nasional yang mencapai 600.000 orang per tahun, tetapi belum sepenuhnya diimbangi oleh pemerataan literasi dan akses digital yang memadai.

“Literasi digital tidak bisa dilepaskan dari kreativitas dan kemampuan komunikasi. Melalui DCC 2026, Fakultas Ilmu Komputer mendorong penguatan soft skill dan hard skill mahasiswa agar siap menjadi talenta digital yang adaptif, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.

Ruang Belajar dan Aktualisasi

DCC 2026 juga menjadi ruang pembelajaran berbasis praktik. Luaran mahasiswa semester lima dari dua peminatan yang ada di Ilkom, yaitu Corporate Reputation (CORE) dan Creative Communication (CREATION), turut dipamerkan. Rangkaian kegiatan yang ada meliputi seminar internasional, ekspo gelar karya, pameran kampanye Public Relations, dan berbagai perlombaan kreatif tingkat nasional.

Kaprodi Ilkom Udinus, Dr. Lisa Mardiana, M.I.Kom., menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan secara nyata teori dan praktik komunikasi.

Dinus Communication Carnival 2026 menjadi ruang aktualisasi mahasiswa untuk menerapkan ilmu komunikasi secara komprehensif. Mahasiswa tidak hanya dituntut kreatif, tetapi juga bertanggung jawab secara etis dalam membangun ekosistem komunikasi digital yang sehat, aman, dan memberdayakan,” tegasnya.

Apresiasi dari CEO PR Indonesia

Dari sisi praktisi, Founder MAW Talk sekaligus CEO PR Indonesia, Asmono Wikan, turut hadir untuk menilai luaran mahasiswa. Ia mengapresiasi kemampuan mahasiswa dalam merencanakan dan mengeksekusi program Public Relations secara strategis dan terukur. Menurutnya, mahasiswa Ilkom Udinus telah mampu menyusun program PR secara sistematis.

“Mulai dari analisis situasi, perumusan objektif, pemanfaatan berbagai kanal media, hingga pengukuran dampak melalui pre-test dan post-test. Ini mencerminkan praktik PR yang semakin matang dan menjadi pondasi penting bagi mereka sebagai calon praktisi yang adaptif dan kritis,” tandasnya.

Keberhasilan DCC 2026 juga didukung oleh berbagai mitra industri dan pelaku usaha yang berkomitmen terhadap penguatan literasi digital. Dukungan ini diberikan oleh MAW Talk, PR Indonesia, Bank Mandiri, Derma Express Aesthetic Clinic, Larissa Aesthetic Center, PT Sunly Property International, PT Vision College Indonesia, MNK Digital, Superskin, IM3 Platinum, Showroom Wijaya Motor, Wings, Unilever, Puninoth Studio, PT Sinar Indah Kertas, Tuk Film, PT Dua Kelinci, Al Fath, Margaria, Ella Skin Care, Ruang Interaksi, Emina, Kahf, FanCo Gallery, Dyriana, Cheers, Warkop Soemini, dan Sandika Natural. (Humas Udinus/Penulis: Ika. Editor: Haris. Foto: Dok. Ilkom Udinus)