Program Sarjana Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) berupaya menyiapkan talenta Public Relations (PR) muda yang adaptif dan berdaya saing. Upaya tersebut ditunjukkan melalui implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam Ekspo dan Gelar Karya yang menjadi rangkaian kegiatan Dinus Communication Carnival (DCC) 2026, baru-baru ini.
Sebanyak 20 tim mahasiswa Ilkom terlibat langsung dalam pelaksanaan kampanye literasi digital dan creative tourism sejak November 2025. Hasil capaian pembelajaran mahasiswa dalam kampanye tersebut kemudian dipamerkan dan dievaluasi bersama pada Ekspo dan Gelar Karya DCC 2026. Tercatat, sebanyak 1.700 siswa SMA/SMK se-Kota Semarang berhasil dijangkau dengan menghasilkan lebih dari 72 publikasi lintas platform.
Kaprodi Ilkom Udinus, Dr. Lisa Mardiana, M.I.Kom., menjelaskan bahwa mahasiswa didorong untuk menerapkan kompetensi inti lulusan yang telah dirancang dalam OBE. Hal ini dimulai dari analisis situasi komunikasi, perumusan strategi dan objektif, produksi pesan kreatif lintas media, hingga pengukuran dampak komunikasi.
“Mahasiswa tidak hanya menghasilkan output, tetapi juga menunjukkan outcome pembelajaran yang terukur dan kontekstual. Pendekatan tersebut merupakan strategi pembelajaran yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi Public Relations yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat,” jelasnya.
Eksekusi Terstruktur
Turut hadir sebagai juri dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung H Udinus Semarang, Founder MAW Talk sekaligus CEO PR Indonesia, Asmono Wikan. Menanggapi luaran yang dihasilkan, ia mengapresiasi capaian mahasiswa dalam menjalankan program. Menurutnya, mahasiswa Ilkom Udinus telah menunjukkan kemampuan merancang dan mengeksekusi program PR secara terstruktur.
“Mahasiswa sudah memulai dari analisis situasi, merumuskan objektif komunikasi, mengeksekusi program melalui berbagai kanal media, hingga melakukan pengukuran dampak melalui pre-test dan post-test. Dalam skala yang lebih sophisticated, mereka telah mampu menyusun dan menjalankan program PR yang terstruktur dan menjanjikan. Ini merupakan proses pembelajaran yang sangat baik bagi calon praktisi PR,” ungkapnya.
Kesuksesan kampanye yang dilakukan mahasiswa tak lepas dari peran dan dukungan mitra kolaborasi. Di antaranya BPSDMP Diskominfo Yogyakarta, Diskominfo Kota Semarang, Bursa Efek Indonesia, Vision College Indonesia, Anikura Community (Sanity), Digibook, TVKU, Level Up by Telkom Indonesia, Smartfren, Taman Maerokoco, Taman Budaya Raden Saleh, Semarang Zoo, dan lainnya.
Selain itu, dukungan berbagai mitra industri turut memperkuat penyelenggaraan DCC 2026. Di antaranya adalah MAW Talk, PR Indonesia, Bank Mandiri, Derma Express Aesthetic Clinic, Larissa Aesthetic Center, PT Sunly Property International, PT Vision College Indonesia, MNK Digital, Superskin, IM3 Platinum, Showroom Wijaya Motor, Wings, Unilever, Puninoth Studio, PT Sinar Indah Kertas, Tuk Film, PT Dua Kelinci, Al Fath, Margaria, Ella Skin Care, Ruang Interaksi, Emina, Kahf, FanCo Gallery, Dyriana, Cheers, Warkop Soemini, dan Sandika Natural. (Humas Udinus/Penulis: Ika. Editor: Haris. Foto: Dok. Ilkom Udinus)






