Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) sukses menyelenggarakan aksi kesehatan bertajuk “Beat Diabetes 2026” berkat kolaborasi antara Fakultas Kedokteran (FK) dengan Sahabat Diabet. Bertempat di Auditorium Gedung E Lantai 3 Udinus Semarang pada Sabtu (11/04), acara yang bekerja sama dengan Tropicana Slim ini sekaligus memperingati Hari Kesehatan Dunia.

Kegiatan yang diikuti oleh 105 peserta penyandang diabetes tersebut mengusung misi memberikan pemahaman baru mengenai konsep “Remisi Diabetes”. Rangkaian acara dibuka dengan wellness session yang dikemas dalam bentuk senam sehat khusus. Setelah itu, panitia menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, hingga komposisi tubuh dan kekuatan otot.

Narasumber sekaligus pakar kesehatan FK Udinus, dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes., AIFO-K., CBP.Med., Akp., menjelaskan bahwa fokus utama edukasi tahun ini berkaitan dengan potensi remisi bagi penyandang diabetes. Melalui rangkaian kegiatan “Beat Diabetes”, peserta diajak mematahkan anggapan lama bahwa diabetes menjadi kondisi yang mustahil untuk dikendalikan.

“Pasien diabetes mellitus sebenarnya memiliki peluang mencapai kondisi terkontrol, bahkan mencapai tahap remisi dalam kurun waktu tertentu. Syaratnya, mereka harus mendapatkan penanganan medis serta melakukan perubahan gaya hidup yang tepat,” ujar dr. Andreas dalam sesi talkshow.

Dokter Wilson, yang juga dosen FK Udinus, menambahkan bahwa kunci utama menuju tahap remisi terletak pada optimisme penderita. Pasalnya, saat ini masih banyak masyarakat merasa putus asa dan beranggapan penyakit ini bersifat permanen tanpa solusi.

“Untuk pelatihan ini, kami menyasar warga Semarang. Mereka terlihat sangat antusias mengikuti program rutin tahunan ini. Acara berjalan lancar berkat dukungan berbagai mitra seperti FIT HUB, Laboratorium Parahita, Shopee, serta Ascensia Diabetes Care,” pungkasnya. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Dok. FK Udinus)