Ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mendapatkan platform untuk menjadi pengusaha digital tangguh. Melalui ajang FIK Preneur Week 2026, puluhan tim mahasiswa ditantang mematangkan ide bisnis agar siap terjun ke pasar dan menggaet investor.

Puncak kegiatan tersebut yaitu bootcamp kewirausahaan yang digelar di Meeting Room gedung H lantai 1 Udinus Semarang, pada 7-8 Januari 2026. Fokus utamanya tak sekadar inovasi, tapi bagaimana mencetak technopreneur yang mampu membangun bisnis digital berkelanjutan.

Tercatat ada 55 venture atau rintisan bisnis mahasiswa FIK yang ikut serta. Mereka merupakan tim pilihan yang sebelumnya telah lolos melewati sesi pitching yang ketat.

Dalam bootcamp ini, mahasiswa mendapatkan pendampingan langsung dari Jacob Win, Professional Digital Business Coach dari Tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Belmawa Dikti. Materi yang diberikan meliputi pengembangan model bisnis, validasi ide, hingga strategi kesiapan venture untuk masuk ke tahap pendanaan.

Jacob Win menekankan bahwa ide bisnis digital mahasiswa harus memiliki orientasi dampak. Ia mengingatkan agar inovasi yang dibuat mampu menjawab kebutuhan nyata di masyarakat.

“Saya mengapresiasi antusiasme mahasiswa Udinus yang dinilainya cukup kritis dan kreatif dalam membaca peluang pasar. Terlebih lagi bisnis digital mahasiswa perlu dikembangkan secara berkelanjutan,” kata Jacob.

Sementara itu, Wakil Dekan FIK Udinus, Dr. Ir. Pujiono, menjelaskan bahwa FIK Preneur Week didesain sebagai ruang belajar nyata. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi langsung mempraktikkan cara membangun bisnis.

“Melalui rangkaian kegiatan mulai dari pitching, workshop, showcase, hingga bootcamp ini, mahasiswa dapat menampilkan karya sekaligus berdiskusi langsung dengan akademisi dan praktisi untuk mematangkan ide bisnisnya,” ujar Pujiono di Semarang, Jumat (9/1/2026).

Rangkaian FIK Preneur Week 2026 ditutup dengan sesi penganugerahan (awarding). Penghargaan diberikan untuk tiga kategori utama, yakni Best Venture, Best Presenter, dan Favorite Venture.

Para pemenang tak hanya pulang membawa trofi, tetapi juga mendapatkan dukungan pendanaan serta pendampingan lanjutan. Hal ini disiapkan untuk membantu mereka menyusun proposal dan pitch deck guna menjangkau investor yang lebih luas. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Humas FIK Udinus)