Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) kembali wadahi keterampilan pelajar dan masyarakat umum di berbagai bidang melalui kegiatan DinusFest 2026. Salah satunya turnamen cabang olahraga (cabor) catur ‘Dinus Chess 6.0’, yang dikelola oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Catur, pada Minggu (25/01).
Sebagai turnamen tahunan tahun ini Dinus Chess mengusung tema ‘Cyber Gambit’. Tema ini dipilih karena sangat sesuai untuk turnamen tipe blitz atau catur kilat yang serba cepat, sesuai yang dijelaskan oleh Ketua Pelaksana, Mochamad Azmil Faradisna.

Lebih lanjut, Azmil menuturkan bahwa nuansa yang ingin dibangun dalam turnamen tersebut serupa dengan e-sport, karena bersifat digital dan berenergi tinggi. Meskipun menjadi turnamen tahunan, terdapat pembeda antara kompetisi tersebut di tahun ini dengan tahun sebelumnya, terutama di kategori perlombaan.
“Tahun ini kita ada 2 kategori, U-18 dan umum. Untuk seluruh total peserta ada 240, dengan rincian kategori u-18 sebanyak 102 dan kategori umum ada 138. Sementara itu, Peserta terjauh yang tercatat dalam turnamen ini bahkan berasal dari Makkah Arab Saudi (Sekolah Indonesia Makkah), Papua Selatan, Maluku Utara, Aceh, hingga india, ” ujarnya.
Azmil menjelaskan bahwa pada kompetisi tersebut menggunakan sistem swiss, format catur cepat (blitz) dengan waktu berpikir 5+0. Jumlah putaran untuk kategori U-18 adalah 9. Sementara itu, untuk kategori umum adalah 9.
“Lomba dilaksanakan secara daring. Platform permainan yang digunakan ialah lichess.org dan pengawasan dilakukan melalui zoom meeting. Adapun juri dan wasit yang dihadirkan ialah Heri Darmanto dan Nico Cahyo Purnomo,” jelasnya.
Mencetak Grandmaster
Menurut Dosen Pendamping UKM Catur Udinus, Usman Sudibyo S,Si., M.Kom. kompetisi berjalan dengan lancar. Ia menyampaikan salah satu momen menarik yaitu terlibatnya international master, candidate master, master nasional, dan para atlet saling bertarung memperebutkan juara.
Tidak hanya menargetkan di kancah nasional, mereka bahkan menargetkan hingga kancah internasional. Pasalnya banyak peserta dari berbagai benua mengikuti kegiatan tersebut.

“Harapan kami bisa mencetak grandmaster dari pemain perlombaan ini. Serta tetap konsisten dan menjaga kualitas agar menjadikan Udinus sebagai barometer turnamen catur di Indonesia,” pungkasnya.
Sebagai informasi, DinusFest 2026 memiliki 18 cabang lomba di berbagai bidang yang bisa diikuti sesuai minat dan keterampilan. Diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh penjuru indonesia. Informasi seputar DinusFest dapat diakses melalui tautan berikut https://festival.dinus.ac.id/. (Humas Udinus/Penulis: Ika. Editor: Haris. Foto: Dok. UKM Catur Udinus)






