Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang (Hikari) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) memberikan wadah bagi pelajar yang memiliki ketertarikan terhadap budaya Jepang untuk menunjukkan keterampilan terbaiknya melalui penyelenggaraan kompetisi ‘Hikari Champion (HICHAMP) S4 2026’ yang puncaknya berlangsung pada Sabtu (14/02).
Tahun ini, HICHAMP S4 mengusung tema ‘Tsubasa wo Hirogete’ yang berarti ‘Bentangkan Sayapmu’, yang menggambarkan semangat untuk berani berkembang, mengeksplorasi potensi diri, serta melangkah maju menuju kesempatan baru dengan percaya diri. Kompetisi ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Ketua Pelaksana, Rasha Muhammad Putra Dwitanto, menjelaskan bahwa tema tersebut menjadi pembeda pada lomba tahunan Hikari ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, tema yang diusung ialah ‘Kachou Fuugetsu’, sebuah konsep estetika Jepang yang merujuk pada apresiasi terhadap keindahan alam, ketenangan, dan refleksi diri.
“Dibandingkan dengan tema tahun lalu yang bernuansa kontemplatif dan filosofis, tema tahun ini terasa lebih dinamis dan berorientasi pada pertumbuhan serta keberanian untuk terbang lebih tinggi,” jelasnya.
Ajang tersebut memiliki empat cabang lomba. Tiga di antaranya berlangsung secara daring, yakni Shodou, Fanart, dan Rodoku. Sementara itu, satu lomba lainnya yaitu Japan Quiz diadakan secara berkelompok di Gedung B lantai 3 Udinus Semarang.
“Total peserta yang berpartisipasi dalam kompetisi ini secara keseluruhan berjumlah 81 orang. Terdapat sembilan kelompok dengan total 27 peserta untuk lomba berkelompok. Sementara 54 peserta lainnya mengikuti cabang lomba secara individu. Mereka berasal dari berbagai pulau di Indonesia,” ungkapnya.
Ajang Perkenalkan Budaya
Secara terpisah, Ketua UKM Hikari, Muhammad Fauzi, menambahkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengembangkan potensi diri, menyalurkan kreativitas, dan menumbuhkan rasa percaya diri melalui ajang yang kompetitif dan inspiratif. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya Jepang.
“Kegiatan ini juga mengenalkan Prodi Sastra Jepang Udinus kepada khalayak, sekaligus menghadirkan pengalaman yang dapat memperluas wawasan, mempererat relasi, dan membangun semangat sportivitas,” tuturnya. Ke depannya, ia berharap lomba ini dapat berkembang lebih besar dan menghasilkan banyak karya kreatif.
Sebagai informasi, HICHAMP merupakan salah satu rangkaian perlombaan yang ada pada DinusFest 2026. Tahun ini, DinusFest memiliki puluhan cabang lomba di berbagai bidang yang bisa diikuti sesuai minat dan keterampilan. Ajang bergengsi ini diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Informasi seputar DinusFest dapat diakses melalui tautan https://festival.dinus.ac.id/. (Humas Udinus/Penulis: Ika. Editor: Haris. Foto: Dok. Hikari Udinus)






