Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) melalui Fakultas Ilmu Komputer (FIK) menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih Juara II dalam Expo dan Kompetisi Kewirausahaan Nasional (EKKN) ke-4. Prestasi tersebut diraih berkat inovasi startup “JobInd” yang digarap oleh tim mahasiswa Program Sarjana Sistem Informasi (Sisfo), sebuah platform pencari kerja berbasis konsep Quadruple Helix untuk memperluas peluang kerja di Indonesia.

Capaian tersebut diperoleh setelah tim bersaing dengan peserta dari 24 perguruan tinggi yang menghadirkan lebih dari 170 produk inovasi mahasiswa. Kompetisi tersebut mengusung tema “Dari Lokal untuk Nasional: Wirausaha Mahasiswa Menuju Masyarakat Madani”, yang sejalan dengan tujuan pengembangan JobInd.

Inovasi tersebut dinilai mampu menghadirkan model kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan dengan menghubungkan akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat, sehingga berbeda dari platform pencari kerja pada umumnya. Model integrasi ini diharapkan mampu memicu regional collaboration yang lebih luas dalam ekosistem digital nasional.

Ketua Tim JobInd, Andika Setya Eka Natha menyebutkan bahwa melalui konsep tersebut, peluang kerja diharapkan menjadi lebih terintegrasi. Pendekatan tersebut menjadi salah satu aspek yang dinilai unggul oleh dewan juri. Berkat capaian ini, ia berkomitmen bersama tim untuk terus mengembangkan prototype yang ada, sehingga platform dapat dioperasikan secara penuh.

“Kami akan memperbaiki dan menguji prototype sampai siap beroperasi penuh. Visi JobInd adalah menjadi platform yang memfasilitasi kolaborasi antara kampus, industri, pemerintah, dan masyarakat dalam penciptaan lapangan kerja,” jelas Andika.

Dukungan Inkubator Kampus dan Pendanaan P2MW

Sebelum mengikuti kompetisi EKKN ke-4 yang digelar di Universitas Tidar, Magelang, JobInd sempat memperoleh pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dan pendampingan inkubator kewirausahaan Prodi Sisfo Udinus untuk menyempurnakan prototype.

Dosen pembimbing sekaligus pengelola inkubator kewirausahaan Program Studi Sistem Informasi Udinus, Erika Devi Udayanti, S.Kom., M.Cs., mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk terus mengembangkan inovasi yang dimiliki.

“Alhamdulillah, kami menyabet Juara II tingkat nasional. Kami bangga, meski tentu masih berupaya untuk meraih posisi puncak di kesempatan berikutnya,” ujar Erika.

Sementara itu, Ketua Prodi Sisfo Udinus, Dr. Amiq Fahmi, menegaskan kampus akan terus mendukung pengembangan JobInd agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami akan terus mendukung pengembangan JobInd agar dapat segera beroperasi dan memberi manfaat nyata bagi pencari kerja di Indonesia. Prestasi ini menunjukkan mahasiswa memiliki potensi besar untuk menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan bangsa,” ungkapnya. 

Apresiasi dan dukungan ini sekaligus mempertegas komitmen program studi dalam mendorong youth empowerment secara berkelanjutan melalui jalur inovasi teknologi. Keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga berpeluang berkembang menjadi solusi digital yang menjawab kebutuhan dunia kerja di Indonesia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa inovasi yang membawa mahasiswa Udinus meraih Juara II Nasional di EKKN ke-4? 
Tim mahasiswa Sistem Informasi Udinus menciptakan “JobInd”, sebuah platform startup pencari kerja berbasis konsep Quadruple Helix yang menghubungkan akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat.

Di mana kompetisi EKKN ke-4 diselenggarakan dan berapa banyak peserta yang berpartisipasi? 
Kompetisi nasional ini digelar di Universitas Tidar (Untidar) Magelang, dengan total peserta dari 24 perguruan tinggi yang memamerkan lebih dari 170 produk inovasi.

Bagaimana cara kerja platform JobInd sehingga dinilai unggul oleh dewan juri? 
JobInd menggunakan model kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan empat pilar utama sekaligus, menjadikannya lebih kompetitif dan berbeda dari platform pencari kerja konvensional.

Dukungan apa saja yang didapatkan oleh tim JobInd dari internal kampus sebelum memenangkan kompetisi? 
Sebelum melaju ke tingkat nasional, JobInd telah berhasil memperoleh pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) serta pendampingan intensif dari inkubator kewirausahaan Prodi Sistem Informasi Udinus.