Rangkuman: Empat mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) dari Program Diploma Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) serta Program Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Fakultas Kesehatan (FKes) berhasil meraih empat juara dalam ajang International Medical Record and Health Information Competition (IMERCI) yang diselenggarakan oleh Poltekkes Kemenkes Semarang. Prestasi pada kategori desain interface, poster, dan coding ini merupakan buah dari proses panjang, konsistensi, serta bimbingan dosen dalam mengasah kemampuan mahasiswa di bidang rekam medis dan informasi kesehatan.
Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) berhasil meraih 4 juara dalam ajang International Medical Record and Health Information Competition (IMERCI). Prestasi ini diraih oleh mahasiswa Program Diploma Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) dan Program Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Fakultas Kesehatan (FKes) yang membuktikan komitmen kampus dalam menghadirkan educational access yang berkualitas bagi mahasiswanya.
Pada kompetisi ini, Udinus terlibat di beberapa kategori perlombaan. Diantanya untuk kategori Desain Interface Juara 1 diraih oleh Lulu Dhiya Azamy dan Talitha Citra Claresta, di kategori Poster Juara Harapan 2 diraih oleh Hanna Pratiwi. Sementara di kategori Coding Juara 2 diraih oleh Amelia Calista dan Juara Harapan 2 diraih oleh Ancello Dominikus.
Salah satu peraih penghargaan, Amelia Callista, mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam IMERCI merupakan bagian dari proses panjang yang telah ia jalani sejak semester dua. Berbagai kompetisi diikutinya untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur pemahaman terhadap bidang RMIK, yang menjadi elemen penting dalam mendukung human health.
Menjelang kompetisi, Amelia kembali mempelajari materi koding klinis yang diperoleh selama perkuliahan. Persiapannya juga dilengkapi dengan bimbingan dosen, terutama untuk mematangkan strategi menghadapi perlombaan.
“Jadi, tidak tiba-tiba menang. Perjalanan saya memang panjang, sehingga saat mengikuti IMERCI ini bisa dibilang saya sudah siap secara materi dan mental. Tinggal dipoles sedikit dengan bimbingan dosen mengenai strategi lomba,” ungkap Amelia.
Di tengah kesibukan perkuliahan semester lima, Amelia juga perlu membagi waktu antara kegiatan akademik dan persiapan lomba. Baginya, konsistensi dan kemauan untuk terus mencoba menjadi hal penting dalam menghadapi tantangan.
“Jangan gampang menyerah, karena tidak semua keinginan kita bakal langsung terkabul begitu saja,” tambahnya.
Sebagai informasi, IMERCI merupakan kegiatan tahunan oleh RMIK Poltekkes Kemenkes Semarang yang memadukan seminar dan kompetisi di bidang rekam medis serta informasi kesehatan. Kompetisi ini mencakup kategori poster, speech, desain interface, cerdas cermat, statistik, dan koding klinis. Pada kategori koding klinis, sekitar 25 peserta mengikuti seleksi daring sebelum lima peserta terbaik melaju ke babak final di Gedung RMIK Poltekkes Kemenkes Semarang.
Secara terpisah, Dekan Fakultas Kesehatan (FKes) Udinus, Enny Rachmani, S.K.M., M.Kom., Ph.D., turut bangga atas capaian dari keempat mahasiswa tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa Udinus untuk terus mengembangkan kompetensi melalui learning opportunities, mendorong youth empowerment, dan berani mengikuti kompetisi serta belajar dari setiap proses.
“Dari presentasi ini, harapannya bisa menjadi motivasi untuk mahasiswa lainnya untuk mampu berprestasi di bidang akademik maupun non akademik,” pungkasnya.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa dalam bidang rekam medis dan informasi kesehatan guna mendukung terwujudnya health system access yang lebih baik di masa depan.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu IMERCI dan siapa yang menyelenggarakannya?
IMERCI (International Medical Record and Health Information Competition) adalah kegiatan tahunan yang menggabungkan seminar dan kompetisi di bidang rekam medis serta informasi kesehatan, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Poltekkes Kemenkes Semarang.
Siapa saja mahasiswa Udinus yang meraih juara dan apa saja kategorinya?
Pada kategori Desain Interface, Juara 1 diraih oleh Lulu Dhiya Azamy dan Talitha Citra Claresta. Di kategori Poster, Juara Harapan 2 diraih oleh Hanna Pratiwi. Sementara di kategori Coding, Juara 2 diraih oleh Amelia Callista dan Juara Harapan 2 diraih oleh Ancello Dominikus.
Bagaimana tahapan kompetisi koding klinis dalam IMERCI yang diikuti Amelia?
Kompetisi koding klinis diawali dengan seleksi daring yang diikuti sekitar 25 peserta. Lima peserta terbaik kemudian melaju ke babak final yang diselenggarakan secara langsung di Gedung RMIK Poltekkes Kemenkes Semarang.
Apa harapan Dekan FKes Udinus terkait prestasi mahasiswanya ini?
Dekan FKes Udinus, Enny Rachmani, berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, serta mendorong pengembangan kompetensi melalui berbagai peluang belajar.