Rangkuman: Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang bersama tim berkunjung ke Fakultas Teknik (FT) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) pada Kamis (17/09/2026) untuk menjajaki kolaborasi pengembangan teknologi kesehatan dan perangkat medis. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Dekan FT Udinus serta disambut oleh Dekan FK Udinus dan Wakil Dekan 1 FK Udinus. Pertemuan ini mendiskusikan riset berbasis kebutuhan klinis, capstone design, media pembelajaran virtual reality (VR), teknologi asistif, target pengembangan lab skill di RS Kariadi pada 2027, pembuatan phantom alat hemodialisa bersama PT Oneject Indonesia, serta peluang magang mahasiswa.
Pengembangan teknologi kesehatan perlu disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lingkungan pelayanan medis. Hal tersebut mendorong RSUP Dr. Kariadi Semarang dan Fakultas Teknik (FT) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) membahas potensi kolaborasi dalam pengembangan alat kesehatan, teknologi pembelajaran, serta teknologi asistif dan rehabilitasi.

Pembahasan tersebut berlangsung pada Kamis (17/09/2026) saat Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi, Dr. Agus Akhmadi, M.Kes. bersama tim melakukan kunjungan resmi ke FT Udinus. Dalam kunjungan itu, mereka meninjau fasilitas laboratorium Teknik Biomedis, melihat kompetensi dosen dan mahasiswa, serta menelaah hasil penelitian dan produk capstone design yang telah dikembangkan.
Kunjungan kali ini diterima secara langsung oleh Dekan FT Udinus, Prof. Ir. Heru Agus Santoso, Ph.D., IPM., ASEAN Eng. dan didampingi oleh Ketua Program Studi Teknik Biomedis, pengelola Center for Medical Technology Innovation (CEMTI), kepala laboratorium, serta jajaran dosen dan mahasiswa yang terlibat aktif dalam penelitian maupun pengembangan produk capstone design.
Selain dari FT Udinus, kunjungan strategis ini juga turut disambut oleh Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Udinus, Dr. dr. Hendriani Selina, Sp.A., Subsp. TKPS, M.A.R.S. serta Wakil Dekan 1 FK Udinus, Dr. dr. Setyo Trisnadi, Sp.KF, S.H., M.H. Kehadiran pimpinan FK Udinus semakin memperkuat komitmen kolaborasi lintas disiplin ilmu medis dan rekayasa teknologi.
Dekan FT Udinus, Prof. Heru, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya menyinergikan riset akademis dengan tantangan di lapangan. Menurutnya, kebutuhan nyata yang dihadapi tenaga kesehatan dan pasien harus menjadi dasar utama dalam pengembangan inovasi medis.
“Melalui pertemuan ini, kebutuhan nyata di lingkungan rumah sakit diharapkan dapat dipertemukan secara presisi dengan kemampuan rekayasa dan inovasi teknologi yang dimiliki oleh perguruan tinggi,” ujarnya.
Salah satu gagasan utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut yaitu pengembangan media pembelajaran berbasis virtual reality (VR) dan alat peraga sebagai alternatif penggunaan cadaver. Gagasan ini sejalan dengan sejumlah produk capstone design yang telah berhasil dihasilkan oleh mahasiswa Teknik Biomedis Udinus.
“Nantinya, kebutuhan klinis di RSUP Dr. Kariadi akan kami arahkan secara langsung menjadi topik penelitian, tugas akhir, maupun proyek capstone design. Dalam kunjungan ini, kami juga membahas tentang pengembangan alat kesehatan serta teknologi asistif dan rehabilitasi bagi pasien dengan gangguan fungsi gerak atau kebutuhan khusus,” ungkap Prof. Heru.
Target Lab Skill 2027 dan Kemitraan Industri
Pembahasan kerja sama ini juga diarahkan pada rencana pengembangan lab skill di RSUP Dr. Kariadi yang ditargetkan dapat terealisasi pada tahun 2027. Rencana tersebut akan melibatkan kepakaran CEMTI Udinus yang memiliki keunggulan di bidang instrumentasi medis, pengolahan sinyal dan radiografi, teknologi asistif dan rehabilitasi, serta informatika medis.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi, Dr. Agus Akhmadi, M.Kes. menekankan bahwa pengembangan teknologi dari perguruan tinggi perlu memperhitungkan kemudahan pengguna serta penerapannya secara langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
“Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan prototipe, tetapi juga mengembangkan inovasi yang aman, tepat guna, mudah digunakan, dan memiliki peluang besar untuk diterapkan dalam pelayanan kesehatan secara berkelanjutan,” tegas Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi.
Sebagai langkah tindak lanjut, RSUP Dr. Kariadi dan FT Udinus menyepakati pemetaan kebutuhan prioritas untuk menentukan proyek awal yang akan dikembangkan bersama. Salah satunya mencakup pembuatan phantom untuk uji kalibrasi alat hemodialisa bekerja sama dengan PT Oneject Indonesia. Pertemuan tersebut juga membuka peluang besar bagi mahasiswa Teknik Biomedis Udinus untuk mengikuti program magang industri di RSUP Dr. Kariadi. (Humas Udinus/Penulis: Nisfah. Editor: Haris. Foto: Dok. Humas FT Udinus)
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tujuan utama kunjungan jajaran pimpinan RSUP Dr. Kariadi ke FT Udinus?
Kunjungan tersebut bertujuan menjajaki kolaborasi pengembangan teknologi kesehatan dan perangkat medis dengan mempertemukan kebutuhan klinis rumah sakit dan kemampuan rekayasa teknologi perguruan tinggi.
Siapa saja pimpinan dari Udinus yang menyambut kunjungan RSUP Dr. Kariadi?
Kunjungan diterima secara langsung oleh Dekan FT Udinus beserta jajaran prodi dan laboratorium, serta disambut oleh Dekan FK Udinus dan Wakil Dekan 1 FK Udinus.
Inovasi teknologi kesehatan apa saja yang dibahas dalam pertemuan tersebut?
Pembahasan mencakup pengembangan media pembelajaran berbasis virtual reality (VR), alat peraga pengganti cadaver, teknologi asistif dan rehabilitasi, serta phantom untuk uji kalibrasi alat hemodialisa.
Apa tindak lanjut konkret dari kolaborasi ini bagi mahasiswa dan pihak rumah sakit?
Tindak lanjut mencakup pemetaan proyek riset capstone design berbasis kebutuhan klinis, pengerjaan phantom hemodialisa bersama PT Oneject Indonesia, penyiapan lab skill 2027, serta peluang magang industri bagi mahasiswa Teknik Biomedis Udinus di RSUP Dr. Kariadi.