Skip to main content

VII Hadir Perdana di Semarang, Udinus Jadi Kampus Pertama Road to Wonder Voices 2026

VII Hadir Perdana di Semarang, Udinus Jadi Kampus Pertama Road to Wonder Voices 2026

Setelah tujuh tahun berdiri, Voice Institute Indonesia (VII) untuk pertama kalinya membawa pelatihan voice over dan voice acting ke Kota Semarang. Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) resmi menjadi kampus pertama dalam rangkaian Road to Wonder Voices of Indonesia 2026 melalui fasilitasi Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI pada Rabu (30/09/2026).

Lebih dari 160 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Gedung H Lantai 1 tersebut, mulai dari mahasiswa hingga dosen di lingkup Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Udinus. Jumlah peserta dibatasi agar proses pembelajaran bersama praktisi voice acting dapat berlangsung secara interaktif dan efektif.

Ketua Program Studi Sarjana Terapan Animasi Udinus, Dr. Khafiizh Hastuti, M.Kom., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan kebutuhan prodi yang setiap tahunnya menghasilkan 30 hingga 40 karya. Sebagian besar pengisian suara karakter dari karya-karya tersebut masih dikerjakan secara mandiri oleh para mahasiswa. Menurutnya, menyesuaikan karakter suara dengan visual masih menjadi tantangan tersendiri.

“Secara visual mahasiswa kami sudah mampu memproduksi dengan baik, namun menyesuaikan karakter suara agar bisa menyatu dan pas dengan visualnya itu memang tidak gampang. Oleh karena itu, kami sangat membutuhkan penguatan multi-skill di bidang audio dan voice acting dari praktisi yang sudah berpengalaman, seperti dari VII ini,” ujar Khafiizh.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Udinus dan VII. Kolaborasi ini membuka peluang magang hingga penyaluran kerja bagi lulusan Udinus.

Perkuat Kemampuan Teknis dan Akses ke Industri

Kebutuhan tersebut diperkuat melalui penyampaian materi dubbing, penyesuaian nada up dan middle, hingga lipsync yang juga menjadi suplemen mata kuliah Audio.

Founder VII yang juga VO talent dan podcaster, Bimo Kusumo, menjelaskan bahwa Wonder Voices hadir sebagai wadah edukasi dan kompetisi sekaligus jembatan menuju industri voice over, voice acting, dan dubbing.

“Setelah tujuh tahun berdiri, untuk pertama kalinya Voice Institute Indonesia hadir membawakan materi voice over dan voice acting di Kota Semarang, di mana Udinus menjadi kampus pertama yang kami kunjungi melalui kolaborasi bersama Kemenekraf,” tegas Bimo.

Lebih lanjut, Bimo menyampaikan bahwa di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), ia ingin mahasiswa lebih terdorong untuk belajar berdampingan dengan teknologi melalui penguatan empati dan fleksibilitas komunikasi.

“Pada dasarnya tidak ada suara yang jelek, yang ada hanyalah suara yang terlatih atau tidak terlatih,” pungkas Bimo.

Selain Founder VII, pelatihan ini diisi oleh Co-Founder VII, Binta Nadhila, yang memiliki pengalaman selama 18 tahun sebagai VO talent di balik berbagai iklan produk populer di Indonesia. Sesi pelatihan turut menghadirkan Euis Handayani, alumni Academy of Voice Actor Indonesia (AVAI) yang berpengalaman mengisi suara untuk berbagai kebutuhan komersial.

Melalui terselenggaranya pelatihan dan penandatanganan kerja sama ini, Udinus menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring industri kreatif sekaligus membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan talenta pengisi suara profesional yang siap bersaing di kancah nasional. (Humas Udinus/Penulis: Nisfah. Editor: Haris. Foto: Humas Udinus)

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan dan di mana kegiatan Road to Wonder Voices of Indonesia 2026 di Udinus dilaksanakan?
Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (30/09/2026) bertempat di Meeting Room Gedung H Lantai 1 Udinus, Semarang.

Siapa saja narasumber dan praktisi yang mengisi pelatihan voice acting tersebut?
Pelatihan diisi oleh Bimo Kusumo (Founder VII), Binta Nadhila (Co-Founder VII), dan Euis Handayani (alumni Academy of Voice Actor Indonesia).

Apa saja manfaat kerja sama yang disepakati antara Udinus dan Voice Institute Indonesia (VII)?
Kerja sama ini membuka peluang magang, penguatan kurikulum berbasis industri, hingga penyaluran kerja bagi lulusan Udinus di industri voice acting dan dubbing.

Mengapa materi voice acting sangat penting bagi mahasiswa Animasi Udinus?
Materi ini penting untuk membantu mahasiswa menyesuaikan nada, karakter suara, dan lipsync agar selaras dengan aspek visual dalam 30–40 karya animasi yang diproduksi prodi setiap tahunnya.

Berita Terbaru
Pendaftaran PMB Dian Nuswantoro