Tim Dinus Open Source Community (Doscom) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) sukses menggebrak panggung internasional sebagai ekshibitor dalam ajang FOSSASIA Summit 2026 di Bangkok, Thailand. Kegiatan yang berlangsung pada 8-10 Maret 2026 ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memamerkan inovasi sekaligus memperluas jaringan di ekosistem open-source global.
Ketua Umum Doscom Udinus, Aldio Sebastiansyah, yang turut mengikuti kegiatan tersebut mengaku bangga bisa kembali membawa nama komunitasnya di kancah dunia. Capaian ini menjadi bukti bahwa komunitas mahasiswa mampu berkontribusi di level internasional dan belajar langsung dari para pakar dunia.
“Momen yang paling mendebarkan bagi kami adalah saat bertatap muka langsung dengan pengembang inti dari GNOME, KDE, Debian, hingga Arch Linux. Hal ini sangat spesial karena sistem operasi buatan Doscom, yakni TeaLinuxOS, dikembangkan menggunakan basis Arch Linux dengan antarmuka KDE,” ujar Aldio dalam keterangannya, Rabu (25/03).

Aldio bersama timnya berdiskusi intensif mengenai praktik terbaik dalam pengembangan distro. Mereka berkesempatan membedah strategi optimalisasi desktop environment hingga cara merawat sistem operasi turunan agar tetap stabil namun tetap ramah pengguna.
“Dari diskusi tersebut, kami mendapat wawasan baru untuk mengelola TeaLinuxOS ke depannya. Ini adalah kesempatan emas belajar langsung dari para ahli agar Doscom Udinus bisa membangun fondasi teknologi yang kokoh,” tegasnya.
Incar Teknologi AI dan Cloud Modern
Tak hanya soal sistem operasi, Doscom juga membidik tren teknologi masa depan. Aldio mengaku sangat tertarik mendalami integrasi Artificial Intelligence (AI) ke dalam pengembangan web modern serta arsitektur infrastruktur cloud-based.
“Teknologi ini berkembang sangat cepat dan menjadi fondasi yang sangat relevan untuk dipelajari oleh rekan-rekan di kampus. Tujuannya agar lulusan tim Doscom memiliki daya saing tinggi di industri global,” harapnya.
Ilmu yang didapat dari Bangkok ini dipastikan akan disebarluaskan kepada mahasiswa lainnya. Tim delegasi berkomitmen menggelar sesi berbagi melalui program Doscom Sharing Time, Doscom University, and Release Party untuk menularkan pengalaman kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Udinus.
Meski sempat menemui perbedaan budaya, tim Doscom tidak menemukan hambatan berarti selama proses eksibisi. “Pihak penyelenggara sudah menyiapkan panduan yang sangat baik. Selain itu, kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” tutup Aldio. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Dok. Doscom)






