Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) sukses menyelenggarakan ajang Pekan Olahraga Kesehatan Masyarakat (Porkesma). Kegiatan rutin ini merupakan wadah bagi ratusan mahasiswa serta dosen untuk sejenak melepas penat akademik dan beralih ke lapangan guna mempererat solidaritas sekaligus menjaga kebugaran fisik.
Ajang yang memilih cabang olahraga futsal ini berlangsung meriah di GOR Udinus Satria Sport Center (USSC). Tercatat sebanyak 580 peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini, mulai dari Dekan, Kaprodi, jajaran dosen di Fakultas Kesehatan, hingga mahasiswa Kesehatan Masyarakat angkatan 2022 hingga 2025.
Ketua Program Sarjana Kesehatan Masyarakat Udinus, Dr. Eti Rimawati, S.K.M., M.Kes., menyampaikan bahwa Porkesma bukan sekadar ajang kompetisi olahraga biasa. Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk membangun keseimbangan antara beban akademik dengan aktivitas non-akademik.
“Tujuan utamanya yaitu meningkatkan kebugaran fisik dan mempererat kebersamaan. Kami ingin membentuk karakter mahasiswa Kesehatan Masyarakat yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik serta sosial,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa manfaat Porkesma mencakup aspek kesehatan mental dan sosial. Melalui interaksi lintas angkatan, mahasiswa dapat mengasah soft skills seperti kerja sama tim, komunikasi, hingga manajemen emosi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.
Semangat Preventif di Luar Kelas
Ketua Pelaksana Porkesma, Riko Albas Hidayat, menjelaskan bahwa tahun ini mereka mengusung tema “Preventive Strike: Keringat Hari Ini, Sehat Esok Hari”. Tema tersebut dipilih karena mencerminkan salah satu pilar utama kesehatan masyarakat, yaitu tindakan preventif atau pencegahan.
“Kami ingin membawa pesan bahwa olahraga merupakan investasi masa depan untuk mencegah penyakit. Hal ini sangat relevan dengan peran kita sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat,” ungkap Riko.
Lebih lanjut, Riko Albas menyebutkan bahwa salah satu daya tarik utama dalam Porkesma kali ini yaitu pertandingan persahabatan antara dosen melawan mahasiswa. Selain itu, panitia juga menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah jiwa kewirausahaan melalui enam tenant usaha yang menjajakan makanan, minuman, hingga aksesori.
βKegiatan ini sekaligus bertujuan mematahkan stigma bahwa mahasiswa Fakultas Kesehatan jarang berolahraga karena kesibukan kuliah. Karena aktivitas mereka sudah dimulai sebelumnya, dengan latihan intensif demi membangun chemistry tim saat bertanding. Ini membuktikan bahwa semangat olahraga di prodi kita sangat besar,” tambahnya.
Meskipun Porkesma baru terlaksana untuk kedua kalinya, harapan besar datang dari pihak prodi maupun panitia agar acara ini menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. Ke depannya, Porkesma direncanakan tidak hanya mempertandingkan futsal, tetapi juga cabang olahraga lain seperti bola voli, bulutangkis, hingga basket, menyesuaikan dengan minat dan bakat mahasiswa Kesehatan Masyarakat Udinus yang terus berkembang. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Humas FKes Udinus)






