TAK JADIKAN KEGAGALAN SEBAGAI HALANGAN, MEYTA TETAPKAN KONSISTENSI DALAM BERWIRAUSAHA


TAK JADIKAN KEGAGALAN SEBAGAI HALANGAN, MEYTA TETAPKAN KONSISTENSI DALAM BERWIRAUSAHA

“Kegagalan bukan sebuah akhir bagi seseorang yang ingin memulai suatu usaha, menjadikan kegagalan sebagai pelajaran adalah kunci dalam merintis suatu usaha,” ujar Meyta Adelianah Alumni Program Studi S1 Akuntansi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

 

Wanita yang kerap disapa Meyta ini telah memulai usahanya sejak masih duduk dibangku perkuliahan, tepatnya pada tahun 2015 ia telah merintis usaha berjualan pakaian yang diberi nama Mettamate. Ia mengaku menjalankan usaha ini atas dasar ketertarikannya terhadap fashion, selain itu ia juga memahami beberapa pola memola dalam dunia fashion sehingga membuatnya terjun dalam wirausaha pakaian yang ia desain sendiri.

 

Menjadi seorang pekerja dan wirausaha tentu tidak lepas dari tantangan baik dalam proses produksi maupun pemasaran. Alumni tahun 2012 itu tidak hanya merintis usaha namun juga bekerja dalam sebuah perusahaan creative yaitu IS Creative sebagai Project Coordinator, ia mengatakan sempat merasa sulit fokus dalam membagi waktunya dalam mengambangkan usaha dengan pekerjaannya. “Tantangan terbesar adalah bagaimana tetap konsisten dengan usaha dan pekerjaan ku, saat ini masih terus belajar membagi waktu dengan baik,” kata Meyta.

 

Ia mengaku ilmu yang ia dapatkan selama berkuliah di Udinus sangat bermanfaat baginya dalam merintis usaha. Namun selain mata kuliah, ia juga mengaku mendapat lebih banyak pengalaman dan ilmu dari organisasi mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang dia ikuti selama masih duduk di bangku perkuliahan, diantaranya UKM Wartadinus, Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Ekonomi Bisnis. “Selama masih kuliah aku belajar negosiasi dengan orang baru, belajar menahan ego saat berdiskusi dan komunikasi dengan banyak orang, semua itu masih aku terapkan dalam usaha dan juga pekerjaan,” ungkapnya.

 

Suatu usaha tentunya memerlukan strategi pemasaran yang tepat dan cermat. Hal itu pula yang dilakukan oleh dara kelahiran Kendal, 20 Mei 1994 silam. Ia memanfaatkan ilmu akuntansi dasar dan strategi marketing yang ia dapat dari masa perkuliahan untuk membantunya menjalankan usahanya, menurutnya kedua mata kuliah tersebut sangat penting bagi seorang yang baru merintis usahanya.

 

Ia berpesan kepada mahasiswa yang ingin memulai merintis suatu usaha untuk tidak takut dengan kegagalan dan tetap menjaga konsistensi. “Jika sudah ada niatan usaha, langsung terjun saja.  Jangan memikirkan ketakutan, karena akan sulit terealisasi. Mencoba dan gagal adalah hal yang wajar, tapi dari sana jadi mengerti dimana kekurangannya,” pesan Meyta. (Humas Udinus/Nuvia. Foto: Dok. Pribadi)

 


Career Collaboration Dinus Tour Sitemap TVKU E-Gamelan E-Prints Repository Publication Dinustek Kulino CFLT ILCS Guest Book KPM Kemahasiswaan

Universitas Dian Nuswantoro

Main Campus : 207 Imam Bonjol Street || (+6224) 3517261
Other Campus : 5-11 Nakula I Street || (+6224) 3520165
Fax. (+6224) 3569684 || Semarang 50131 Indonesia
Contact us


UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG || Copyright © 2015 - 2020 PSI UDINUS All right Reserved (App-24)