Halalbihalal kembali melengkapi momen usai ramadan di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) setelah sempat absen selama tujuh tahun. Momen hangat ini bertepatan dengan hari pertama dimulainya perkuliahan tatap muka atau luring pada Senin (30/03).

Kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 800 karyawan Udinus yang terdiri dari dosen maupun tenaga kependidikan (tendik). Acara berlangsung di dua titik utama, yakni Aula Gedung E lantai 3 dan pelataran Gedung E Udinus.

FOTO BERSAMA: Seluruh Pimpinan dan Juga Karyawan Udinus Berfoto Bersama dalam acara Halalbihalal 2026

“Saya berharap momentum setelah bulan Ramadan ini dapat memotivasi civitas academica untuk kembali mengajar dengan hati yang bersih. Karena dengan hati yang bersih, ilmu yang diberikan kepada mahasiswa akan semakin bermanfaat dan membawa keberkahan,” ungkapnya.

Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., dalam sambutannya menyampaikan bahwa fungsi utama Halalbihalal adalah untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus menjaga persatuan di antara seluruh warga kampus.

Sementara itu, Ketua Senat Udinus, Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom., turut hadir dan memberikan wejangan dengan merefleksikan perjalanan panjang Udinus. Ia mengisahkan sejarah kampus yang bermula dari sebuah kursus komputer hingga kini berkembang menjadi universitas dengan 15.000 mahasiswa aktif dan puluhan ribu alumni.

“Semua ini berkat rasa syukur dan semangat untuk membangun institusi sehingga memiliki keberlanjutan lintas generasi, atau bisa dikatakan panjang umur,” terang Prof. Edi.

BERDOA: Ketua Senat Bersama Ketua Umum Yayasan Dian Nuswantoro Secara Kitmat Saat Sesi Doa Bersama
Sinergi Karyawan dan Intisari Tausiyah

Mewakili seluruh karyawan, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Kerja Sama, dan Inovasi Udinus, Dr. Ir. Dwi Eko Waluyo, M.M., mengajak seluruh staf untuk saling memaafkan dan membangun sinergi. Hal tersebut dibutuhkan untuk mencapai visi Udinus ke depan, yakni menjadi World Class University. Sinergi yang kuat antarunit diharapkan dapat saling menguatkan, bukan melemahkan.

TAUSIYAH: Ustaz KH. Abdul Majid Ghufron Saat Memberikan Tausiyah Kepada Seluruh Peserta Halalbihalal Udinus 2026

Dengan mengusung tema ‘Hati Kembali Suci, Mari Bersinergi Penuh Harmoni’, momen kebersamaan tersebut dilengkapi dengan tausiyah oleh Ustaz KH. Abdul Majid Ghufron dari Jepara.

Sesuai dengan temanya, beliau menekankan bahwa intisari Halalbihalal adalah membuat hati kembali suci dengan menyelesaikan perkara dosa terhadap sesama manusia. Beliau juga mengibaratkan sinergi di Udinus layaknya harmoni alat musik; meski berbeda, namun bisa menghasilkan nada yang indah jika dipadukan dengan tepat.

“Sinergi ini perlu diimbangi dengan hati yang bersih dari dendam dan kesalahan, sebagaimana yang disampaikan oleh Rektor Udinus. Dengan begitu, seluruh keluarga besar Udinus bisa terus berkembang dalam keberkahan menuju universitas yang mendunia,” pungkasnya. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Humas Udinus)