Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) ajak pelajar dan mahasiswa jadi agen yang meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya rokok dan nikotin, serta pentingnya menjaga kesehatan lingkungan. Melalui Tobacco Free Community (TFC) yang menggelar kompetisi kreatif dan edukasi kesehatan yang dikemas dalam kegiatan Dinus Tobacco Free Community Festival (DTFC Fest) 2026.

Tahun ini, menjadi tahun perdana diselenggarakannya ajang yang diinisiasi oleh biro di bawah naungan Faculty of Health Science (FKes) itu. Ketua Pelaksana, Priyagung Tri Kusuma menuturkan bahwa terdapat 3 kategori lomba, yakni esai, poster, dan edukasi. 

“Sebagai tahun pertama, kami mengusung tema ‘Aksi Nyata: Bersihkan Udara, Sehatkan Generasi’. Bertujuan untuk mengajak pelajar dan mahasiswa menyalurkan kreativitas mereka dalam menyuarakan gaya hidup sehat bagi generasi muda,” jelasnya.

Lebih lanjut, Priyagung menjelaskan bahwa seluruh rangkaian lomba berlangsung secara online. Dari pengumpulan karya hingga babak final, yang berlangsung sejak Desember, hingga puncaknya pada Sabtu, (07/02/2026). Peserta yang dihimpun berasal dari berbagai wilayah, seperti Jakarta, Purwokerto, dan Jember.

Meski berlangsung secara online, seluruh peserta tetap memberikan kontribusi terbaiknya dengan karya-karya yang luar biasa. Seperti visual yang kuat menggambarkan bahaya asap rokok pada poster, paparan yang detail dan rinci tentang faktor psikososial ketergantungan nikotin di era digital.

“Di kategori video edukasi, salah satu tim dari Semarang bahkan membuat videonya spektakuler sampai ada cover lagu dengan pesat kuat bahwa merokok bisa membahayakan orang sekitar bahkan keluarganya sendiri. Semua tim punya karakter kuat yang membuat presentasi jadi lebih hidup dan menarik,” jabarnya.

Suasana Ajang DTFC yang berlangsung secara daring di Aula I.6

Transformasi Mengemas Edukasi

Secara terpisah, Ketua Biro TFC Udinus, Keysha Radjaswa Salsabilla mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini, Biro TFC Udinus melakukan transformasi dengan mengemas edukasi kesehatan ke dalam bentuk festival kompetitif.

“Kami berkomitmen menjadikan DTFC Fest sebagai standar baru bagi pelaksanaan program kerja Tobacco Free Community di masa mendatang. Kami juga akan berusaha meningkatkan kualitas kegiatan dan menjangkau lebih banyak peserta,” tegasnya.

Sebagai informasi, DTFC Fest merupakan salah satu rangkaian perlombaan yang ada pada DinusFest 2026. Tahun ini, DinusFest memiliki puluhan cabang lomba di berbagai bidang yang bisa diikuti sesuai minat dan keterampilan. Ajang bergengsi ini diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Informasi seputar DinusFest dapat diakses melalui tautan https://festival.dinus.ac.id/ (Humas Udinus/Penulis: Ika. Editor: Haris. Foto: Dok. Biro TFC Udinus)