CAMPUS WEBINAR PRODI S-1 TEKNIK BIOMEDIS UDINUS, BERI GAMBARAN MENGENAI PELUANG KERJA DUNIA TEKNIK BIOMEDIS

[Sassy_Social_Share]

CAMPUS WEBINAR PRODI S-1 TEKNIK BIOMEDIS UDINUS, BERI GAMBARAN MENGENAI PELUANG KERJA DUNIA TEKNIK BIOMEDIS

[Sassy_Social_Share]

Program Studi (Prodi) Teknik Biomedis terbilang masih baru di Indonesia, namun lulusannya memiliki peran penting di dunia kesehatan. Gambaran umum mengenai peluang kerja tersebut diberikan oleh  Prodi S-1 Teknik Biomedis Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) melalui ‘Campus Webinar’ pada pada Kamis, 13 Agustus 2020.

 

 

Kegiatan webinar yang diikuti oleh kurang lebih 82 peserta tersebut disiarkan secara langsung menggunakan platform Zoom, serta live streaming pada channel youtube TVKU. Menghadirkan narasumber Dr. dr. Sutopo Patria Jati, MM, M.Kes yang merupakan Direktur Utama Rumah Sakit Nasional Diponegoro dengan tema pembahasan yakni ‘peluang kerja lulusan program sarjana teknik biomedis di rumah sakit’. Selain itu juga dua narasumber lainnya, dosen Prodi S-1Teknik biomedis oleh Sari Ayu Wulandari, M.Eng dan Alfensa Dinda Gestara Febrananda selaku Mahasiswa dari prodi tersebut.

 

 

Pemaparan yang diberikan oleh Dr. dr. Sutopo Patria Jati, MM, M.Kes yaitu mengenai peluang kerja, serta keahlian yang harus dimiliki oleh lulusan teknik biomedis. Tentunya harus mampu merancang, menganalisis dan memperbaiki peralatan medis yang dimiliki oleh rumah sakit. “Nantinya lulusan Teknik Biomedis diharapkan dapat menciptakan suatu alat, dimana alat tersebut dapat membantu pasien agar bisa dilayani tanpa perlu keluar rumah. Maka diperlukan pelajaran portabel yang dapat digunakan di mana saja,” jelasnya.

 

 

Sementara itu, Dr. Aripin, M.Kom selaku ketua Prodi S-1 Teknik Biomedis Udinus dalam sambutannya, memberikan gambaran secara umum mengenai dunia Teknik Biomedis. Pada prodi tersebut mahasiswa akan melakukan kerja praktik langsung di rumah sakit maupun perusahaan alat kesehatan yang sudah bekerja sama langsung dengan Udinus. “Kami juga memiliki lebih dari 15 laboratorium yang akan mendukung sistem pembelajaran bagi mahasiswa, seperti contoh ada laboratorium Analog, robotika, fisika, akuisisi data medis kemudian juga laboratorium untuk instrumentasi medis,” paparnya. (Humas/Alex. Foto: Alex)