Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) kembali lakukan sinergi dengan perguruan tinggi lain melalui klaborasi student exchange dengan salah satu perguruan tinggi negeri di Daerah Istimewa Yogyakarta, UGM. Program pertukaran pelajar untuk mahasiswa semester gasal 2025/2026 secara seremoni diresmikan pada Kamis (21/08). 

Pada kerja sama ini, Udinus mengantarkan 10 mahasiswa dari Program Sarjana Sistem Informasi and Program Sarjana Teknik Informatika untuk nantinya akan mendapatkan pengalaman akademik di UGM.

Berlangsung di FMIPA UGM, kegiatan dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Sri Winarno, M.Kom., Ph.D. Didampingi oleh Kaprodi Sistem Informasi Udinus, Dr. Amiq Fahmi, S.Kom., M.Kom., dan Kaprodi Teknik Informatika Udinus, Dr. Edy Mulyanto, S.Si., M.Kom.,

Dalam sambutannya, Dekan FIK menegaskan bahwa program ini menjadi pengayaan akademik dan kompetensi lintas kampus. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk merasakan atmosfer pembelajaran dengan pendekatan kurikulum dan fasilitas yang berbeda. Jadi, bukan sekadar pertukaran pelajar.

“Kami ingin mahasiswa kami memperluas wawasan akademik dan mengakses mata kuliah yang belum tersedia di kampus asal,” tekannya.

Selain itu, program tersebut dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan adaptasi, berpikir kritis, dan keterampilan lintas budaya. Sehingga, lulusan yang terbentuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi siap bersaing secara global.

Sementara itu, dari UGM disambut langsung oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng, Kuwat Triyana, M.Si. Bersama Ketua DIKE FMIPA UGM, Wahyono, Ph.D. Prof. Kuwat menjelaskan bahwa 10 mahasiswa Udinus yang mengikuti program tersebut nantinya akan mendapatkan akses ke mata kuliah unggulan di UGM. Termasuk bidang kecerdasan buatan yang menjadi fokus strategis dalam membentuk lulusan berdaya saing tinggi dan berwawasan global.

“0Kolaborasi ini membuka peluang jejaring riset dan pengembangan dari kedua institusi. pertukaran pelajar menjadi pintu masuk menuju kolaborasi akademik, penelitian, bahkan karier masa depan,” tutup Prof. Kuwat. (Humas Udinus/Penulis: Ika. Editor: Haris. Foto: Dok. Humas FIK)