Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh sinergi antarlulusan melalui agenda Temu Alumni yang diinisiasi oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Udinus pada Sabtu (30/05/2026). Acara yang dihadiri oleh ratusan alumni dari berbagai lintas angkatan dan profesi ini menjadi momentum strategis untuk membangun ekosistem kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., menegaskan komitmen institusi untuk memberikan dukungan tanpa batas bagi para lulusannya. Kampus menyediakan program Lifelong Learning Center sebagai wadah pendampingan karier, wirausaha, serta peningkatan kompetensi secara gratis. Langkah ini diambil untuk mendukung keberlanjutan quality education kampus yang telah terakreditasi Unggul tersebut.
“Bagi alumni yang sudah lulus lama, bisa kembali lagi ke kampus. Kami akan memberikan pendampingan sesuai dengan minat dan bidangnya. Misalkan ada alumni yang kurang beruntung di bidang kewirausahaan, kembalilah ke kampus. Kami akan terus memberikan mentor secara gratis tentang kewirausahaan, dalam jangka waktu maksimal satu tahun,” ujar Rektor Udinus.
Prof. Pulung menambahkan bahwa alumni yang ingin berkarier di dunia profesional akan dibekali dengan sertifikat mikrokredensial atau sertifikasi keahlian spesifik. Sertifikat ini berguna dan diakui hingga taraf internasional untuk meningkatkan daya tawar mereka di pasar kerja.
Kolaborasi Pendidikan Digital
Forum ini juga menjadi peluang bagi alumni senior untuk membuka jalan bagi para lulusan baru. Salah satu wujud educational innovation nyata dipaparkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., yang juga Alumni Magister Teknik Informatika Udinus. Dinas Pendidikan Kota Semarang berencana melaksanakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Udinus untuk memperkuat kompetensi guru di bidang pemrograman dan Artificial Intelligence (AI).
“Kami ingin guru-guru mata pelajaran coding dan AI ini mendapatkan penguatan kompetensi di bidang tersebut. Selain itu, mereka juga bisa memanfaatkan platform yang ada di Udinus guna memudahkan pembelajaran AI dan coding kepada peserta didik, mulai dari tingkat SD dan SMP di Kota Semarang,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, IKA Udinus menekankan bahwa pembentukan networking yang kuat hingga ke tingkat basis wilayah sangat krusial untuk mempermudah kolaborasi di dunia kerja. Melalui semangat global partnership tersebut, IKA Udinus berkomitmen untuk mendorong sekaligus merangkul lulusan agar berdaya saing tinggi serta berkontribusi aktif bagi pembangunan bangsa. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Dok. IKA Alumni)






