Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang sukses menyelenggarakan Grand Opening Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah (Jateng) 2026 pada Jumat (26/06/2026). Kegiatan tingkat regional yang berpusat di Aula Gedung E Lantai 3 Udinus ini diikuti oleh 780 mahasiswa dari 57 perguruan tinggi, yang bertujuan untuk menjaring talenta seni terbaik sekaligus mempertahankan predikat juara umum Jawa Tengah di tingkat nasional (Peksiminas).
Grand Opening Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah (Jateng) 2026 telah resmi dilaksanakan di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang pada Jumat (26/06/2026). Ajang bergengsi tingkat regional ini sekaligus menandai dimulainya kompetisi seni mahasiswa untuk memperebutkan tiket menuju tingkat nasional.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung E Lantai 3 Udinus ini mencatatkan sejarah baru dengan lonjakan antusiasme yang luar biasa dari berbagai perguruan tinggi di Jateng. Hal ini terbukti dari total peserta yang mencapai 780 mahasiswa dari 57 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, yang unjuk gigi pada 15 tangkai seni yang diperlombakan.

Acara dibuka dengan laporan dari Ketua Pelaksana Peksimida Jateng 2026, Dr. Iswoyo, S.Pt., M.P. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba dibagi ke dalam tiga wilayah rayon di Jawa Tengah. Rangkaian perlombaan di tiga rayon ini nantinya akan resmi ditutup dalam agenda grand closing di Universitas Sebelas Maret (UNS).
Dr. Iswoyo menegaskan bahwa Udinus kembali dipercaya untuk mengawali lomba melalui tangkai seni fotografi. Ia juga mengaku optimistis Jawa Tengah mampu mempertahankan tradisi emas di tingkat nasional ke depannya.
“Jawa Tengah sudah dua kali berturut-turut meraih juara umum di Peksiminas, sehingga target utama kita melalui penjaringan seni ini adalah kembali mempertahankan predikat membanggakan tersebut,” tegasnya.
Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Tengah, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., IPU., menyampaikan pandangannya mengenai esensi kompetisi ini yang lebih dari sekadar arena bersaing. Ia menilai ajang ini sebagai wadah strategis untuk membentuk karakter unggul serta mendorong kreativitas dan kolaborasi antarmahasiswa.
“Peksimida ini merupakan kompetisi untuk pembinaan karakter, kreativitas, dan kolaborasi, sehingga diharapkan mampu melahirkan talenta terbaik untuk membawa pulang juara umum Peksiminas bagi Jawa Tengah. Kami juga sangat mengapresiasi kesiapan Udinus yang bertindak sebagai tuan rumah pembuka pada pergelaran tahun ini,” ujar Prof. Dody Ariawan.
Bidik Estetika Kota Semarang
Dalam pelaksanaan tangkai fotografi tahun ini, peserta akan menyebar di beberapa titik lokasi yang ada di Kota Semarang, di antaranya kawasan inti Kota Lama, Jalan Merak, Jalan Sendowo, area utara menuju Stasiun Tawang, hingga kawasan Alun-Alun Pasar Johar. Seluruh peserta akan mengeksplorasi dinamika masyarakat dan estetika sejarah melalui berbagai landmark vital, seperti Gereja Blenduk, Museum Kota Lama, Titik Nol Kilometer, hingga aktivitas religi di Masjid Agung Kauman.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Udinus, Prof. Dr. Dra. Kusni Ingsih, M.M., mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan berkelanjutan yang diberikan oleh BPSMI Jawa Tengah kepada kampusnya. Pihaknya menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi para fotografer muda agar dapat mengeksplorasi kemampuan visual terbaik mereka.
“Kami atas nama pimpinan Udinus mengucapkan selamat datang dan merasa terhormat dipercaya kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba fotografi pada ajang Peksimida tahun ini, dan sudah keempat kalinya. Melalui bidang fotografi, harapannya mahasiswa dapat menangkap momen bermakna sekaligus menyampaikan pesan mendalam kepada masyarakat luas,” ungkap Prof. Kusni Ingsih.
Sebagai tuan rumah tangkai fotografi, Udinus turut mengirimkan perwakilan peserta untuk menargetkan medali emas, yaitu Helga Archi Kadira. Delegasi Udinus lainnya juga tersebar di berbagai cabang lomba seperti baca puisi, desain poster, komik strip, hingga seni lukis. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Humas Udinus)
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tujuan utama dari penyelenggaraan Peksimida Jateng 2026 di Udinus?
Peksimida Jateng 2026 digelar sebagai kompetisi strategis untuk pembinaan karakter, kreativitas, dan kolaborasi mahasiswa demi menjaring talenta seni terbaik yang akan mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional, dengan target utama mempertahankan predikat juara umum di Peksiminas.
Kapan dan di mana pembukaan atau grand opening Peksimida Jateng 2026 dilaksanakan?
Acara pembukaan secara resmi dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di Aula Gedung E Lantai 3 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, yang sekaligus menandai kali keempat Udinus dipercaya sebagai tuan rumah cabang lomba fotografi.
Berapa banyak institusi dan mahasiswa yang berpartisipasi dalam ajang Peksimida Jateng 2026?
Kompetisi seni regional tahun ini mencatatkan antusiasme yang tinggi dengan total peserta mencapai 780 mahasiswa yang berasal dari 57 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta di wilayah Jawa Tengah, untuk berlaga pada 15 tangkai seni.
Di mana saja lokasi berburu foto bagi para peserta tangkai seni fotografi Peksimida Jateng 2026?
Para peserta lomba fotografi menyebar di beberapa titik ikonik Kota Semarang untuk membidik dinamika masyarakat dan estetika sejarah, meliputi kawasan inti Kota Lama, Jalan Merak, Jalan Sendowo, area Stasiun Tawang, Alun-Alun Pasar Johar, Gereja Blenduk, Museum Kota Lama, Titik Nol Kilometer, hingga Masjid Agung Kauman.






