Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Aziz Hidayat Tumakaka, yang mewakili Indonesia pada ajang taekwondo internasional. Dalam kurun waktu empat hari, mahasiswa Program Studi Manajemen tersebut berhasil meraih dua medali sekaligus, yakni medali perunggu pada ajang President’s Cup Oceania (G3) dan medali perak pada ajang Australian Open Taekwondo Championships (G2).
Kedua turnamen tersebut digelar di lokasi yang sama, yaitu Gold Coast Sports & Leisure Centre, Queensland, Australia, pada 18–19 Juni dan 20–21 Juni 2026. Ajang yang masuk dalam kalender resmi World Taekwondo (WT) itu berstatus Grade 3 dan Grade 2, sehingga menjadi bagian dari kompetisi yang memberikan poin untuk peringkat dunia atlet.
Dalam kedua kejuaraan tersebut, Aziz tampil pada kategori Male Under 54 Kg Senior. Ia berhasil menembus babak semifinal pada President’s Cup Oceania (G3) dan babak final pada Australian Open Taekwondo Championships (G2), sekaligus membawa nama Udinus dan Indonesia di tingkat internasional.
Pada kategori yang diikutinya, President’s Cup Oceania (G3) diikuti oleh 13 atlet dari berbagai negara, di antaranya Australia, Jepang, Amerika Serikat, Hong Kong, dan Brasil. Sementara itu, pada Australian Open Taekwondo Championships (G2), Aziz bersaing dengan 14 atlet dari negara-negara yang sama.
Aziz mengaku bersyukur atas capaian yang berhasil diraih pada level internasional tersebut. Menurutnya, pengalaman bertanding melawan atlet dari berbagai negara menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing di kancah dunia.
“Saya sangat bersyukur dan senang bisa mengharumkan nama Indonesia sekaligus almamater Udinus di ajang internasional. Semoga ke depan saya bisa terus memberikan prestasi yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aziz menargetkan dapat tampil pada ajang World Taekwondo Grand Prix, salah satu kompetisi paling bergengsi bagi atlet taekwondo dunia. “Untuk bisa tampil di sana, saya harus terus mengumpulkan poin peringkat dunia melalui berbagai kejuaraan internasional,” tambahnya.
Menanggapi capaian tersebut, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Udinus, Prof. Dr. Dra. Kusni Ingsih, M.M., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Aziz di tingkat internasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Udinus mampu menunjukkan daya saing tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga nonakademik di kancah dunia.
“Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan komitmen yang tinggi dalam menyeimbangkan aktivitas akademik maupun nonakademik. Untuk itu, kami menyediakan berbagai skema beasiswa bagi atlet yang mampu menunjukkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional untuk terus memotivasi mereka dalam berprestasi,” tuturnya.
Prestasi yang diraih Aziz menjadi bukti bahwa mahasiswa Udinus tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi pada ajang olahraga internasional. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Foto: Dok. Pribadi)






